Ahok Dipenjara 2 Tahun Terbukti Melakukan Penodaan Agama

0
A CumaBerita.com, Jakarta. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebelumnya hanya dituntut hukum penjara satu tahun dengan masa percobaan dua tahun dalam kasus terkait pidatonya di Kepulauan Seribu. Majelis Hakim pada peradilan kasus penodaan agama oleh Gubernur Pejawat DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Selasa 9 Mei 2017 memutuskan untuk memvonis Ahok dengan hukuman penjara selama dua tahun.

Hakim menyatakan jika Ahok terbukti secara sah melakukan tindak pidana penodaan agama. Hakim menghukum dengan pasal 156a untuk penistaan lebih berat dari tuntutan jaksa yang menjerat dengan pasal 156 tentang pernyataan permusuhan dan kebencian terhadap terhadap suatu golongan.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan, pemerintah akan menon-aktifkan Basuki Tjahaja Purnama, sesudah gubernur Jakarta itu ditahan. Selanjutnya, Kemendagri akan menugaskan Wakil Gubernur DKI sebagai pelaksana tugas Gubernur Jakarta, sampai Oktober, habis masa bakti Pak Ahok-Djarot.

Berdasarkan perundangan Kepala Daerah yang ditahan atau dituntut hukuman lima tahun penjara, tidak bisa lagi mengemban jabatannya. Vonis hakim yang lebih berat dari tuntutan jaksa, bahkan menggunakan pasal yang tidak digunakan oleh jaksa dalam tuntutannya, menimbulkan berbagai pertanyaan.

Baca Juga: Skor Arsenal vs Manchester United 2-0 Hasil Liga Inggris Terbaru 2017

Sebelumnya ribuan massa dikerahkan ke Mahkamah Agung, dan sejumlah tokoh mereka diterima untuk menyampaikan tuntutan agar hakim independen dalam menjatuhkan putusan. Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tiba di penjara Cipinang dengan pengawalan ketat. Ia dibawa ke Cipinang dengan kendaraan Baracuda lapis baja, disambut puluhan pewarta. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply