Sejarah Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2015

0
S CumaBerita.com, Jakarta. Gerakan 30 September atau G30S belum dipahami sepenuhnya oleh warga Indonesia. Para aktor di belakang gerakan tersebut serta motif mereka sampai sekarang belum jelas. Peristiwa mengerikan tersebut masih menghantui masyarakat Indonesia sampai sekarang, dengan jutaan keluarga mengalami trauma dari pembunuhan massal dan pemenjaraan yang sembarangan atau karena bersalah telah ikut serta.

Setiap tahun, saluran televisi akan memutar film Pengkhianatan G30S/PKI yang menunjukkan versi resmi dari yang terjadi pada peristiwa tersebut, dan upacara yang diadakan di Lubang Buaya. Narasi ini menunjukkan bahwa pelaku upaya perebutan kekuasaan adalah aksi Partai Komunis Indonesia. Film G30S/PKI menampilkan kader partai sebagai manusia-manusia kejam yang melakukan penyiksaan terhadap enam jenderal dan seorang letnan yang terbunuh.

Tidak hanya berhenti di situ, doktrin Suharto menggambarkan komunisme sebagai kekuatan jahat dan ateis yang bisa mengalahkan Indonesia jika orang tidak waspada dan tentu saja membenarkan kekuasaan otoriter Orde Baru. Sampai tahun 1995, KTP mantan narapidana dan sekitar 100 ribu orang yang ditahan dalam kondisi menyedihkan tanpa melalui pengadilan antara 1965-1979 ditandai dengan ET atau Eks-Tapol.

Baca Juga: Daftar Pahlawan Revolusi Korban G30S/PKI Peringatan Sejarah

Kejatuhan Suharto dan naiknya kekuatan sipil pada pertengahan 1998 menghapus ketakutan yang sebelumnya membungkam semua pembahasan soal 1965. Suharto memimpin serangan balasan yang cepat dan efisien, menumpas para perencana aksi dalam 24 jam. Para pemimpin PKI kemudian dikumpulkan, beberapa dari mereka termasuk Aidit langsung dieksekusi. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply