Krisis Qatar Dulu Miskin Kini Jadi Salah Satu Negara Terkaya di Dunia

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Saat ini perhatian dunia tertuju ke Qatar dan dalam beberapa hari belakangan, setelah sejumlah negara Arab memutus hubungan diplomatik karena Qatar dituduh mendukung ekstremisme dan terorisme. Di bidang politik, Qatar berupaya untuk menjadi sponsor utama perundingan damai pihak yang bertikai di Afganistan.

Kondisi ini jelas berbeda beberapa puluh tahun lalu, di mana Qatar ketika itu adalah salah satu kawasan miskin di Teluk. Beberapa dekade lalu, Qatar tak lebih dari daerah nelayan yang masuk protektorat Inggris. Negara ini merdeka pada 1971 dan tak lama kemudian menemukan salah satu cadangan gas alam cair (LNG) terbesar di dunia, nomor tiga setelah Rusia dan Iran.

Dengan cadangan LNG mencapai 900 triliun kaki kubik, Qatar menjadi eksportir LNG terbesar di dunia. Pendapatan yang melimpah juga memungkinkan pemerintah untuk melakukan ekspansi bisnis dan investasi di luar negeri. Menurut media setempat, sekitar 40 persen perkawinan di Qatar berakhir dengan perceraian.

Lebih dari dua pertiga warga, dewasa dan anak-anak, mengalami kegemukan. Sejumlah kalangan juga mengkhawatirkan kesenjangan generasi karena sekarang hampir semua anak dibesarkan oleh pengasuh anak dari Indonesia, Filipina, atau Nepal.

Baca Juga: Hasil Timnas U-16 Menang Telak Atas Singapura 4-0

Kedekatan hubungan antar anggota keluarga yang begitu kental pada era 1960-an kini seakan menjadi barang langka. Warga juga merasa perhatian yang begitu besar dari masyarakat internasional terhadap Qatar. Terutama setelah Qatar diputuskan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 membuat orang-orang merasa khawatir. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply