Kronologi Helikopter Basarnas Jatuh di Temanggung

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Helikopter Basarnas terbang dari Gringsing, Batang untuk membantu korban letusan kawah Dieng, Wonosobo pada hari Minggu 2 Juli 2017. Sekitar pukul 16.00 WIB, helikopter jatuh menabrak tebing di Pegunungan Butak, Temanggung. Delapan orang yang terdiri dari kru dan penumpang tewas dalam kejadian tersebut.

Sebagian serpihan heli jenis Dauphin itu dibawa turun dari perbukitan lokasi jatuhnya heli. Tiga kilometer dari titik jatuhnya heli disterilkan karena evakuasi belum selesai dan warga dilarang mendekat. Serpihan yang sudah dievakuasi berjumlah 10-15 buah. Beberapa di antaranya berupa bodi dan kaca.

Sedangkan onderdil utama, seperti propeler belum bisa dievakuasi. Sekitar pukul 09.50 WIB, anggota Basarnas bersiap naik ke perbukitan. Belum ada keterangan resmi apakah evakuasi bisa dituntaskan atau tidak. Helikopter tersebut berangkat pukul 16.00 WIB dari Bandara Ahmad Yani Semarang.

Sebelumnya, heli itu berada di Gringsing, Batang. Pukul 14.45 WIB Helikopter Dauphin berangkat dari Gringsing ke Semarang untuk mengisi bahan bakar. Pukul 16.00 WIB Helikopter berangkat dari Bandara Ahmad Yani Semarang untuk melakukan rescue dan pemantauan di Dieng. Total penumpang dan kru yang ikut heli itu 8 orang.

Baca Juga: Video Kawah Sileri Meletus Status Gunung Dieng Tetap Normal Aktif

Pukul 16.12 WIB Heli melewati batas minimum ketinggian. Pukul 16.14 WIB Helikopter dilaporkan mengalami crash di ketinggian 7.000 kaki Pukul 20.00 WIB petugas berhasil menuju di lokasi kecelakaan helikopter. Senin 3 Juli 2017 sekitar pukul 02.00 WIB 8 korban ditemukan tewas di lokasi kecelakaan dan langsung dilarikan ke RSUD Temanggung. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply