Anak Presiden Tengah Menyusui Picu Debat Tentang Seksualitas

0
A CumaBerita.com, Jakarta. Beberapa saat yang lalu sebuah foto anak perempuan termuda presiden Kyrgyzstan yang menggunakan pakaian dalam dan menyusui bayinya telah memicu debat mengenai masalah menyusui dan seksualitas. Aliya Shagieva mengunggah foto di media sosial pada April lalu dengan tulisan di bawah foto, saya akan memberinya makan, kapanpun dan di manapun dia butuh makan.

Aliya Shagieva kemudian mencabut unggahannya setelah dituding memiliki perilaku tidak bermoral, tetapi dalam wawancara eksklusif dengan BBC, Aliya Shagieva mengatakan perdebatan itu menunjukkan adanya budaya hiperseksual terhadap tubuh perempuan. Bukan hanya pengguna media sosial yang tidak setuju. Orangtuanya, Presiden Almazbek Atambayev dan istrinya Raisa juga tidak senang.

Pertanyaan mengenai menyusui di ruang publik menjadi debat di banyak negara, termasuk Inggris. Di mana seorang perempuan diminta untuk menutup payudaranya ketika menyusui bayinya di restoran terkenal di London Claridges Hotel pada tiga tahun lalu. Ketika BBC dalam berbagai bahasa menyiarkan wawancara dengan Aliya Shagieva, memicu perbincangan online.

Hasilnya menunjukkan bahwa adanya perbedaan budaya dan praktik menyusui di negara-negara Muslim. Perempuan dari Iran membagikan pengalaman mereka mengenai tekanan yang mereka rasakan ketika menyusui di ruang publik.

Baca Juga: Rencana SNSD Akan Datang Ke Jakarta Meriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia

Perempuan lainnya memuji dibangunnya ruang ibu dan anak di Stasiun MetroTeheran. Seorang perempuan dari Kabul, Afghanistan, Zarifa Ghafari, membagikan kisah dari keluarga besarnya yang mengatakan ibu-ibu harus pergi ke ruangan tersendiri untuk menyusui. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply