Ini Alasan Seorang Ibu Simpan Jasad Bayinya di Lemari Pendingin Selama 3 Bulan

0
I CumaBerita.com, Jakarta. Seorang ibu berinisial SA warga Kelurahan Karang Harapan, Kota Tarakan, terduga pelaku penyimpan bayi dalam lemari pendingin mengaku takut jika anaknya nanti tidak bisa memiliki akte kelahiran seperti anak pertamanya. SA melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan seorang diri di sebuah bak mandi di kamar mandi rumahnya, Jalan Lestar RT 21, Kelurahan Karang Harapan, Kota Tarakan.

SA melahirkan dengan teknik waterbirth (di dalam air) yang diketahuinya di Youtube. Namun SA tidak tahu cara menangani bayi pasca persalinan. Hingga bayi yang dilahirkan dalam keadaan hidup meninggal dunia. Mengaku panik dan kalut, SA malah membungkus bayi meninggal itu dengan kantung plastik hitam. Ia lalu menyimpannya ke dalam freezer.

Dua hari kemudian, bayi yang sudah membeku tersebut dipindahkan ke dalam sebuah lemari pendingin di tempat pencucian mobil milik suaminya di Jalan Pulau Bunyu RT 11, Kelurahan Karang Harapan, Kota Tarakan. Panci berisi bungkusan bayi tersebut bercampur dengan beberapa bahan makanan lain.

Makanan tersebut untuk karyawan di tempat pencucian mobil. Kemudian, bungkusan tersebut ditemukan pembantu setelah 3 bulan tersimpan. Pembantu perempuan yang menemukan kemudian melaporkan temuan tersebut ke kantor polisi dibantu oleh suaminya yang juga bekerja di tempat pencucian mobil.

Baca Juga: Kronologi Pria Dibakar Dibakar Hidup-Hidup Diduga Curi Amplifier Mushala

10 jam kemudian polisi mengamankan SA yang diduga pelaku penyimpan bayi dalam lemari pendingin tersebut. Hingga kini, polisi masih memeriksa terduga pelaku SA. Polisi juga mengamankan satu kulkas dan satu lemari pendingin tempat penyimpanan bayi tersebut. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply