Hasil OTT Kasus Suap Dirjen Hubla Kemenhub Rp 20,74 Miliar

0
H CumaBerita.com, Jakarta. Tonny Budiono terjaring OTT KPK karena diduga menerima suap dari Komisaris PT Adhi Guna Keruktama, Adiputra Kurniawan. Suap ini diduga terkait proyek pengerjaan pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. Awalnya, KPK mengamankan lima orang di beberapa tempat di Jakarta. Yang pertama diamankan KPK adalah Tonny Budiono.

Tonny Budiono diamankan di kediamannya, Mess Perwira Dirjen Hubla di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu sekitar pukul 21.45 WIB. Operasi tangkap tangan berlangsung pada hari Rabu 23 Agustus 2017 malam hingga Kamis 24 Agustus 2017. Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan terhadap Direktur Jenderal Perhubungan Laut ( Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan, Antonius Tonny Budiono.

Dari kediaman Tonny, KPK mengamankan sebanyak 33 tas berisi uang dengan mata uang rupiah dan mata uang asing, nilainya sekitar Rp 18,9 miliar. Selain puluhan tas berisi uang, KPK juga menyita bukti berupa rekening dengan saldo Rp 1,174 miliar, dan empat kartu ATM dari tiga bank berbeda.

Sehingga total uang yang ditemukan di Mess adalah sekitar Rp 20,74 miliar. Setelah mengamankan Tonny, KPK mengamankan empat orang lainnya, termasuk Adiputra Kurniawan, Komisaris PT Adhi Guna Keruktama selaku pemberi suap untuk Tonny Budiono.

Baca Juga: Galaxy Note 8 Bisa Dipesan 8 September 2017 Ini Spesifikasinya!

Adiputra diamankan tim KPK di kediamannya, sebuah apartemen di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Kamis sekitar pukul 14.30 WIB. Sementara itu, tiga orang lainnnya diamankan di tempat berbeda. Dua orang berinisial S dan DG, diamankan di Kantor PT Adhi Guna Keruktama, kawasan Sunter, Jakarta Utara. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply