Kian Mendunia Ritual Seks di Gunung Kemukus Jawa Tengah

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Berawal dari liputan seorang wartawan televisi Australia, SBS, Patrick Abboud di Gunung Kemukus di Sragen, Jawa Tengah kembali menjadi buah bibir. Tak hanya di Tanah Air tetapi juga bagi media asing. Hasil liputan mengungkap ritual kontroversial dengan judul Sex Mountain atau Gunung Seks yang kemudian diunggah ke situs berbagi video.

Dalam rekaman berdurasi 14 menit yang dari hasil investigasi Abboud, menampakkan aktivitas warga yang berduyun-duyun datang ke Gunung Kemukus untuk mencari keberuntungan. Reporter Global Mail, Aubrey Belford, juga melakukannya lebih dulu pada 2012. Belford mengaku, saat ia mewawancarai salah seorang di sana, Suyono penjaga tiket masuk seharga Rp 5.000 didapati informasi bahwa sebagian besar pengunjung mendatangi Gunung Kemukus untuk berziarah.

Belford menuturkan, sekelompok warga muslim kala itu sempat mengancam akan menutup situs tersebut. Namun, polisi mencegah hal itu terjadi. Menurut penuturan Belford dari Suyono, Pangeran Samodro adalah murid Sunan Kalijaga, salah satu Wali Songo, atau sembilan orang kudus, yang terlibat penyebaran Islam di seluruh nusantara.

Dalam perjalanan tersebut, ia jatuh sakit dan sekarat di dekat Gunung Kemukus. Ketika berita kematian Pangeran Samodro terdengar, sang ibu tiri yang ditegaskan Suyono tak memiliki hubungan khusus dengan Samodro bergegas ke kuburannya. Saat mencapai dasar bukit, dia menerima penglihatan dari pangeran yang menyuruhnya untuk membasuh wajah di salah satu mata air.

Baca Juga: Hasil Liverpool vs Arsenal 4-0 Hasil Liga Inggris Tadi Malam The Gunners Hancur Lebur!

Saat naik bukit, bunga jatuh dari rambutnya dan tumbuh menjadi pohon Dewadaru langka di belakangnya. Saat mencapai kuburan, sang ibu tiri terjatuh dan meninggal. Tubuhnya kemudian menghilang tak diketahui apakah ke udara atau ke dalam kubur. Cerita itu berbeda dengan saat ini, bahwa Pangeran Samodro memiliki hubungan asmara dengan ibu tirinya. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply