Ini Yang Diucapkan Jendral AH Nasution Lepas Kepergian Tujuh Pahlawan Revolusi

0
I CumaBerita.com, Jakarta. Peristiwa G30S/PKI dimulai pada tanggal 1 Oktober pagi. Dimana kelompok pasukan bergerak dari Lapangan Udara Halim Perdana kusuma menuju daerah selatan Jakarta untuk menculik 7 jendral yang semuanya merupakan anggota dari staf tentara. Tiga dari seluruh korban yang direncanakan di bunuh di dalam rumah mereka yaitu Ahmad Yani, MT Haryono, dan DI Panjaitan.

Ketiga target lain yaitu Soeprapto, S Parman, dan Sutoyo ditangkap hidup-hidup. Sementara target utama mereka, Jendral Abdul Harris Nasution berhasil kabur setelah melompati dinding yang berbatasan dengan taman di kedutaan besar Iraq. Meski begitu, Pierre Tendean yang menjadi ajudan pribadinya ditangkap, dan anak gadisnya yang berusia lima tahun, Ade Irma Suryani Nasution, tertembak oleh regu sergap dan tewas.

Peristiwa kelam itu disebut dengan G30S/PKI. Dari 7 orang perwira tinggi yang menjadi target, 1 orang berhasil meloloskan diri, yaitu Jenderal Ahmad Haris Nasution tetapi seorang ajudannya ikut diculik. Sementara 6 perwira tinggi lainnya dibunuh dan mayatnya dipendam dalam sumur Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Beberapa hari kemudian, mayat para jenderal tersebut berhasil ditemukan. Mayat dan jenderal yang masih hidup kemudian dibawa ke Lubang Buaya dan semua dibunuh serta mayatnya dibuang di sumur dekat markas tersebut. Beberapa hari kemudian mayat-mayat Pahlawan Revolusi itu baru ditemukan.

Baca Juga: Sejarah Singkat Pasukan Cakrabirawa Mematikan Bagai Senjata Pamungkas Prabu Kresna

Ketika melepas tujuh jenazah Pahlawan Revolusi untuk dimakamkan, Jendral AH Nasution sempat mengatakan bahwa pada peristiwa itu merupakan hari penghinaan terhadap almamaternya. Nasution juga mengatakan bahwa peristiwa hari itu adalah fitnah yang sangat keji. Pidato Nasution pada hari itu diwarnai isak tangis pelawat yang ikut menghantarkan jazad ketujuh pahlawan revolusi tersebut. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply