Alasan Harga BBM Pertalite dan Dexlite Naik per 20 Januari 2018

0
A CumaBerita.com, Jakarta. Dalam upaya mengurangi Bahan Bakar Minyak (BBM) kendaraan bersubsidi, pemerintah mulai membatasi penjualan Premium. Sejak 2014, kini bensin beroktan 88 tersebut mulai tak terlihat dan digantikan dengan Pertalite yang beroktan 90. Dalam posisinya di jajaran bensin yang dijual Pertamina, Pertalite berada di tengah-tengah Premium dan Pertamax yang beroktan 92. Pada sisi harganya, Pertalite tidak jauh berbeda dengan Pertamax yakni selisih sekitar Rp 750.

Umumnya, Pertalite diciptakan untuk kendaraan dengan perbandingan kompresi mesin antara 9,0:1 hingga 10:1. Sedangkan Pertamax dengan perbandingan kompresi antara 10:1 sampai 11:1. PT Pertamina (Persero) mengerek harga Bahan Bakar Minyak (BBM) umum jenis Pertalite dan Dexlite. Kenaikan harga jual kedua produk tersebut berlaku per 20 Januari 2017 di seluruh Indonesia. Kenaikan itu dipicu oleh kenaikan harga minyak mentah dunia. Penentuan harga BBM umum, seperti Pertalite dan Dexlite merupakan wewenang perseroan. Hal ini, berbeda dengan BBM penugasan seperti premium dan solar yang ditetapkan pemerintah.

Dengan harga Rp6.550 per liter, premium masih menjadi primadona karena harganya yang relatif murah. BBM jenis premium tampaknya perlahan sudah mulai sirna di pasaran. Sementara itu, rata-rata harga Pertalite meningkat Rp100 per liter. Di DKI Jakarta, misalnya, harga Pertalite melonjak dari Rp7.500 menjadi Rp7.600 per liter dan di Riau naik dari Rp7.900 menjadi Rp8 ribu per liter.

Baca Juga: Sys NS Meninggal Jenazahnya Disemayamkan di Rumah Duka di Kemang

Pemerintah sebelumnya memutuskan untuk menahan harga BBM penugasan untuk periode 1 Januari 2018 hingga 31 Maret 2018. Harga premium di luar wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) saat ini dijual dengan harga Rp 6.450 per liter dan harga solar subsidi Rp 5.150 per liter, sedangkan harga premium dan solar di wilayah Jamali ditetapkan oleh Pertamina sesuai ketentuan pemerintah. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply