Kronologi Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen dan Daftar Korban 26 Orang Meninggal

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Rencana rekreasi dan rapat anggota koperasi yang semula menyenangkan, berakhir tragis. Jeritan tangis dan teriakan histeris terdengar pada bus yang mengangkut sekitar 59 anggota Koperasi Simpan Pinjam Permata, sebelum tragedi kecelakaan maut di Tanjakan Emen Lembang, Kabupaten Subang Jawa Barat, Sabtu 10 Februari 2018. Para penumpang mengaku, bus yang ditumpangi mereka oleng dan terbalik ke kiri.

Warga menggotong jenazah korban kecelakaan Tanjakan Emen untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Legoso, Tangerang Selatan, Banten. Ratusan keluarga dan kerabat turut hadir di pemakaman. Kepolisian mendalami dugaan kelalaian dalam kasus kecelakaan bus Premium Passion yang menewaskan 26 orang penumpangnya dan seorang pengendara motor di Tanjakan Emen, Kampung Dawuan, Desa Ciater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang. Proses penyelidikan kecelakana bus yang dilakukan Kepolisian Resor Subang dibantu Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Korlantas Mabes Polri masih belum tuntas.

Kepolisian menggelar Traffic Accident Analysis (TAA) dengan menggunakan piranti 3D Lasser Scanner dalam olah tempat kejadian perkara. Atas pelaksanaan TAA itu, Jalan Bandung-Subang di Tanjakan Emen sempat diberlakukan buka tutup. Dugaan sementara kecelakaan bus Premium Passion terjadi saat bus menuruni Tanjakan Emen tersebut karena rem yang tidak berfungsi. Ada beberapa titik sistem rem yang difoto oleh supir lalu melaporkannya ke manajemen bahwa sistem rem ada masalah.

Baca Juga: Dilan 1990 Jadi Film Indonesia Kedua Terlaris Sepanjang Masa, Tembus 5 Juta Penonton

Pemeriksaan sementara mendapati kondisi supir sehat saat bertugas mengendarai bus tersebut. Polisi masih perlu melakukan analisa, pemeriksaan saksi, serta pengumpulan barang bukti untuk menuntaskan proses penyelidikan sebelum menentukan tersangka dalam kasus kecelakaan itu. Dengan bantuan peralatan IT tersebut, polisi meyiapkan simulasi kecelakaan yang akan menjadi alat bukti penguat di persidangan kelak. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply