Alasan Ahok Ajukan PK (Peninjauan Kembali) Kasus Penistaan Agama

0
A CumaBerita.com, Jakarta. Sebelumnya, Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung Abdullah membenarkan bahwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah mengajukan memori Peninjauan Kembali. Berkas dimasukkan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Menurut Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung mekanisme pengajuan PK kasus pidana yang melibatkan mantan Gubernur DKI Jakarta Ahok yang tidak mengajukan banding harus melalui Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Keterangan lebih jelas terkait memori PK kasus Ahok nanti akan disampaikan pada hari Senin 19 Februari 2018. Berkas masih berada di PN Jakarta Utara karena masih harus melalui pemeriksaan dokumen. Kemarin beredar salinan berkas memori Peninjauan Kembali atas kasus pidana atas nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kepada Mahkamah Agung Republik Indonesia. Berkas diserahkan melalui PN Jakarta Utara pada tanggal 2 Februari 2018. Dalam berkas tercantum nama kantor pengacara Law Firm Fifi Lety Indra & Partners.

Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung melanjutkan bahwa proses setelah MA menerima berkas dilakukan penunjukan majelis hakim. Kemudian diperintahkan PN Jakarta Utara melaksanakan proses persidangan. Ahok yang juga mantan Bupati Bangka Belitung itu menjadi terpidana dalam kasus penistaan agama yang terjadi tahun 2016 lalu. Pengadilan menjatuhkan vonis dua tahun untuk suami Veronica Tan itu.

Ahok telah ditahan sejak 9 Mei lalu di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Sementara itu, adik sekaligus pengacara Ahok, Fifi Lety Indra mencurahkan isi hatinya ke media sosial. Fifi mengatakan beratnya menjalani sidang. Baginya sidang kali ini seperti deja vu. Sebelum sidang PK Ahok dimulai, massa pro Ahok dan kontra Ahok menggeruduk Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Baca Juga: Pilihan Daftar MLM Terbaik Di Indonesia

Salah satu poster bertuliskan “Mendukung majelis hakim untuk menolak PK yang diajukan si penista agama”. Sidang perdana Peninjauan Kembali atau PK Ahok digelar terbuka dan untuk umum di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Sidang itu dipimpin oleh tiga hakim. Penjagaan ketat sudah terlihat dari gerbang PN Jakut. Masyarakat umum yang masuk ke gedung ini dibatasi. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply