BJ Habibie Dikabarkan Meninggal, The Habibie Center Hoax!

0
B CumaBerita.com, Jakarta. Kabar mengejutkan datang dari Presiden ketiga Republik Indonesia, BJ Habibie yang dikabarkan meninggal dunia. Sejak Rabu 4 April 2018, kabar yang menyebutkan meninggalnya BJ Habibie beredar luas di aplikasi Whatsapp. Kabar itupun sempat membuat banyak orang terkejut dan bertanya-tanya mengenai kebenaran informasi tersebut. Namun, kabar meninggalnya BJ Habibie dipastikan hanya hoak semata.

Pernyataan itu ditegaskan oleh The Habibie Center melalui akun Twitter mereka. Presiden RI Ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie sempat menjalani perawatan di Klinik Starnberg, Muenchen, Jerman. Informasi yang beredar BJ Habibie mengalami penyakit jantung. BJ Habibie dirawat akibat dari kebocoran klep jantung sehingga terjadi penumpukan air pada paru-paru hingga 1,5 liter. Hal tersebut, membuatnya terasa sulit atau sesak bernapas. Selain itu tensi BJ Habibie meningkat sampai 180. Dokter di Muenchen memberikan dua opsi bagi BJ Habibie, yakni segera menjalani operasi Jantung atau menempuh pengobatan/tindakan dengan cara yang lebih canggih.

Menurut informasi yang diperoleh sekretaris pribadi BJ Habibie, BJ Habibie tidak menghendaki tindakan operasi Jantung, dan lebih memilih operasi dengan metode baru yang lebih canggih. Sejauh ini, tim dokter telah memasang kateter melalui mulut untuk mengetahui persisnya kebocoran klep Jantung dan untuk menentukan tindakan mana yang lebih tepat untuk ditempuh.

BJ Habibie berharap pada pelaksanaan tindakan operasi Jantung di Muenchen disaksikan oleh paling tidak dua dokter spesialis jantung dari Tim Dokter Kepresidenan RI dan seorang personel Paspampres. BJ Habibie menjalani operasi pemasangan MitraClip di jantung dengan lancar.

Baca Juga: Mertua Gibran Meninggal Dunia Presiden Jokowi dan Iriana Terbang ke Solo

Melalui akun media sosial Habibiecenter, BJ Habibie diwakili keluarga menyampaikan rasa syukurnya serta terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan seluruh rakyat Indonesia yang telah mendoakan untuk kesehatannya. Operasi tersebut dilakukan oleh tim terbaik di Eropa yang terdiri dari Prof.Dr. Krotz, Prof.Dr. Nabauer, Dr Zwermann, Dr. Redwitz, dan enam perawat Starnber, Jerman. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply