Hari Libur Lebaran Dimulai 11 Juni 2018, Terlama Sepanjang Sejarah

0
H CumaBerita.com, Jakarta. Meski menimbulkan pro kontra di masyarakat, keputusan pemerintah menambah cuti bersama dalam libur lebaran tahun 2018 tetap berjalan. Pemerintah menambah tiga hari cuti bersama, berkaitan dengan libur Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah yang jatuh pada 14 dan 15 Juni 2018. Penambahan cuti diberikan pada tanggal 11-12 Juni 2018 dan 20 Juni 2018.

Penambahan cuti bersama tersebut telah dituangkan dalam SKB tiga menteri dan telah ditandatangani oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, pada Rabu, 18 April 2018. Pada mulanya, tanggal cuti bersama hari Lebaran adalah pada 13, 14, 18 dan 19 Juni 2018. Sedangkan tanggal 15-16 Juni 2018 adalah hari libur nasional. Dengan penambahan tiga hari cuti bersama itu, libur hari raya menjadi 12 hari bila memperhitungkan hari Sabtu, tanggal 9 Juni 2018.

Keputusan ini dibuat pemerintah untuk mengurangi kemacetan arus lalu lintas mudik dan arus balik 2018. Namun menurut pengamat transportasi, keputusan pemerintahan tersebut tidak efektif untuk mengurangi kemacetan lalu lintas, melainkan hanya akan menggeser penumpukan pemudik.

Diprediksi, penumpukan kemacetan akan terjadi sepekan sebelum hari-H lebaran, yakni pada Jumat malam, 8-10 Juni 2018, dan selanjutnya lebih longgar. Penambahan libur lebaran selama dua hari ini akan sangat mengurangi kepadatan arus lalu lintas menurut Menteri Perhubungan.

Ada yang mengusulkan adanya kebijakan tambahan untuk membuat penambahan waktu libur lebaran, yang artinya cuti menjadi lebih lama, menjadi lebih efektif. Seharusnya ada konsep ganjil-genap juga untuk mengurai kemacetan. Kebijakan itu membuat cuti libur Lebaran tahun 2018 menjadi 10 hari.

Baca Juga: Harga Resmi dan Spesifikasi Redmi Note 5 AI di Indonesia

Bahkan, bisa bertambah menjadi 12 hari karena tanggal 9-10 April merupakan hari libur yakni, Sabtu dan Minggu. Tiga menteri yang menandatangani SKB adalah Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply