Setya Novanto Divonis Penjara 15 Tahun, Korupsi e-KTP

0
S CumaBerita.com, Jakarta. Setya Novanto, mantan Ketua DPR divonis 15 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Setya Novanto dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan korupsi proyek pengadaan KTP Elektronik (e-KTP), yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun.

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta telah menjatuhkan vonis kepada Setya Novanto. Selain pidana 15 tahun penjara, mantan Ketua DPR itu juga dihukum membayar uang pengganti sebesar US$7,3 juta dikurangi Rp5 miliar yang diserahkan kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pembayaran uang pengganti dilakukan setelah sebulan vonis Setya Novanto berkekuatan hukum tetap. Apabila uang dan harta benda yang disita juga tak mencukupi maka diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun.

Uang tersebut sama dengan uang yang diterima terdakwa korupsi proyek e-KTP itu melalui koleganya Made Oka Masagung sebesar US$3,8 juta dan keponakannya Irvanto Hendra Pambudi Cahyo sebesar US$3,5 juta.

Selain itu, majelis hakim turut mencabut hak Setya Novanto untuk menduduki jabatan publik selama 5 tahun setelah mantan Ketua Umum Partai Golkar itu selesai menjalani masa hukuman. Setya Novanto dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi bersama-sama dalam proyek e-KTP.

Sebelumnya, Setnov dituntut jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan hukuman 16 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan. KPK juga menolak permohonan Setya Novanto menjadi justice collaborator (JC) dalam kasus korupsi yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun.

Baca Juga: Spesifikasi Harga Asus ZenFone Max Pro M1 Terbaru 2018

Mantan Bendahara Umum Golkar itu dianggap tak membantu membongkar pihak lain dalam kasus e-KTP. Jaksa KPK meyakini Setya Novanto bersalah melakukan korupsi dalam proyek e-KTP lantaran telah mengintervensi mulai pembahasan anggaran sampai dengan pengadaan kartu identitas berbasis elektronik itu. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply