Ini Penyebab Angin Puting Beliung Landa Yogyakarta

0
I CumaBerita.com, Jakarta. Kejadian mengejutkan terjadi saat angin puting beliung melanda sebagian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan menghancurkan sejumlah rumah penduduk dan bangunan lainnya. Angin tersebut muncul karena adanya peralihan musim. Saat ini Yogyakarta sedang ada pada masa transisi atau pada masa peralihan musim penghujan ke musim kemarau.

Pada masa transisi ini, memang potensi cuaca ekstrem itu cukup besar untuk wilayah Yogyakarta. Ini ditandai dengan awan cummulonimbus yaitu awan bergumpal warna hitam dan menjulang ke atas. Pembentukan awan ini tidak merata di seluruh Yogyakarta dan mencakup wilayah yang sempit saja. Sirkulasi angin yang semula horizontal berubah menjadi vertikal. Pola sirkulasi dari bawah ke atas itulah yang membuat benda-benda di sekeliling angin tersebut terangkat dan hancur. Pola sirkulasi yang dari bawah ke atas secara memutar ini akan mengangkat benda-benda yang ada di sekeliling awan Kummulonimbus tadi.

Sehingga dampak yang dirasakan adalah terangkatnya atap-atap bangunan kemudian juga beberapa pohon akan tumbang karena terhisap ke atas. Diperkirakan kekuatan dari angin puting beliung itu lebih dari 64 kilometer per jam. Dari skala Fujita, ini ada di skala F0 sampai F1 yaitu sekitar di atas 64 kilometer per jam.

Kalau tidak salah kecepatan angin puting beliung itu antara 64 sampai 114 kilometer per jam. Ciri-ciri terjadinya angin puting beliung harus ada pembentukan awan-awan konvektif / cumulonimbus karena sumbernya dari awan tersebut.

Ciri-ciri lainnya umumnya pagi hingga siang suhu terasa panas dan gerah karena proses pemanasan yang kuat sehingga terjadi penguapan tinggi. Akibatnya akan terbentuk awan-awan yang berbentuk seperti bunga kol. Menjelang sore hari awan ini sudah semakin membesar dan menjulang tinggi.

Baca Juga: Video Puting Beliung Hancurkan Dua Kampus di Yogyakarta

Ketika sudah terlihat gumpalan awan yang besar, tinggi dan gelap, imbuhnya, maka awan CB sudah dalam kategori ‘dewasa’. Maka potensi terjadinya hujan yang disertai petir, angin kencang dan puting beliung akan berpeluang muncul terutama di sore hari. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply