Gunung Merapi Meletus, 160 Pendaki Dievakuasi

0
G CumaBerita.com, Jakarta. Sebelumnya Balai Besar Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) menutup kegiatan pendakian gunung pasca-erupsi Gunung Merapi pada Jumat 11 Mei 2018 pukul 07.50 WIB. Balai Besar TNGM juga memantau kondisi wisatawan atau pendaki yang menggunakan wisata di kawasan TNGM.

Pendakian Gunung Merapi ditutup sampai informasi kondisi terbaru tentang Gunung Merapi. Letusan Gunung Merapi yang terjadi pada Jumat 11 Mei 2018 pagi disertai dengan suara gemuruh dengan tekanan sedang hingga kuat dan tinggi kolom 5.500 meter dari puncak kawah. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho pada hari yang sama. Sutopo menjelaskan, Gunung Merapi yang terletak di Kabupaten Klaten, Megelang, Boyolali dan Sleman itu saat meletus melontarkan abu vulkanik, pasir dan material piroklatik.

Letusan berlangsung tiba-tiba. Jenis letusan adalah letusan freatik yang terjadi akibat dorongan tekanan uap air yang terjadi akibat kontak massa air dengan panas di bawah kawah Gunung Merapi. Karena statusnya sudah kembali normal, Sutopo juga mengatakan bahwa tidak perlu ada pengungsian.

Status Gunung Merapi tetap aktif normal. Warga hanya diminta untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari puncak Merapi. Bandara Adisutjipto dinyatakan ditutup dampak dari meletusnya Gunung Merapi. Informasi tersebut sesuai dengan Notice to Airmen (NOTAM) yang diterbitkan oleh AirNav Indonesia.

Di dalam NOTAM itu dinyatakan penutupan bandara karena adanya abu gunung api. Menyusul penutupan ini, sejumlah penerbangan dari dan tujuan Yogyakarta dipastikan terkena dampak. Belum diketahui hingga kapan Bandara Adisutjipto ini ditutup.

Baca Juga: Kronologi Rusuh Mako Brimob, Lima Polisi dan Satu Napi Teroris Tewas

Tercatat ada lebih kurang 120 orang yang melakukan pendakian saat Gunung Merapi meletus. Sebanyak 50 orang dikabarkan berada di puncak Gunung Merapi. BPBD mengimbau agar para pendaki Gunung Merapi mengikuti rekomendasi dan tidak memaksakan diri mendekati puncak kawah. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply