Ini Kesaksian Anak Didoktrin Gabung Kelompok JAD oleh Ibunya

0
I CumaBerita.com, Jakarta. Jaringan kelompok teror sangatlah luas. Pola perekrutan pun mengalami perkembangan seiring meluasnya akses informasi di era digital saat ini. Gurita jejaring kelompok teror Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) di Nusantara bukan selentingan.

Keberadaan mereka diperlihatkan dengan menebar ketakutan melalui serangan bersenjata dan bom, yang merenggut banyak nyawa orang. Berbekal luasnya akses informasi di masa digital masa kini, cara mereka merekrut pun berubah. Ideologi mereka tanamkan dalam-dalam di benak pengikutnya turut menembus alam pikir banyak kalangan. Tak lagi terbatas pada mereka yang tertindas dan teraniaya. Bahkan mereka yang hidup berkecukupan pun turut terpikat dengan janji manis ’72 bidadari surga’ dan melakukan serangan bunuh diri.

Dulu pelaku serangan teror direkrut secara mandiri dari orang-orang yang tidak pernah terkait hubungan keluarga. Setelah dibina sekian lama, mereka lantas menjalankan aksi bunuh diri. Serangan bom di Surabaya memperlihatkan publik pada sebuah kenyataan baru. Para pelakunya kini melibatkan anggota keluarga.

Bahkan anak-anaknya turut diajak mengorbankan nyawa untuk melukai atau menghabisi orang lain. Jejaring teror saat ini memilih membina sebuah keluarga untuk menjadi teroris. Sang ibu disumpah setia (bai’at) menjadi pengikut ISIS dan pemimpinnya Abu Bakar al-Baghdadi.

Setelah itu timbul kewajiban dia harus mempengaruhi keluarganya. Pertama, sang ibu mencoba mempengaruhi sang ayah yang waktu itu mendekam di Lapas Kediri, Jawa Timur. Cara itu berhasil. Setelah sang ayah bebas, keduanya pergi menemui Ustaz Fauzan di Jawa Barat, dan ikut disumpah setia.

Baca Juga: Pimpinan JAD Jawa Timur di Tangkap Densus 88

Setiap hari mereka terus dicekoki doktrin teror. Caranya bukan cuma lewat ceramah, tetapi juga diperlihatkan tayangan-tayangan kekerasan. Diperlihatkan video-video penyembelihan tahanan yang tidak manusiawi dan kebiadapan yang lain. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply