Penjambret Cempaka Putih Menyerahkan Diri, Dihantui Kematian Korban

0
P CumaBerita.com, Jakarta. Peristiwa penjambretan yang dilakukan SH di kawasan Cempaka Putih sempat viral di media sosial. Dari aksinya tersebut, SH mengakibatkan seorang penumpang ojek online berinisial W (37) meninggal dunia karena jatuh dan terseret. Sandi Hariyanto (27) mengaku sering melakukan aksi begalnya di sekitaran Cempaka Putih, Jakarta Pusat di hari Sabtu atau Minggu.

Alasannya memilih Jalur Ahmad Yani, Cempaka Putih karena wilayah tersebut sepi dan bisa lebih leluasa untuk melarikan diri. Selama seminggu ia bisa tiga kali beraksi di wilayah tersebut. Dari hasil jambretan tersebut ia hanya mendapat 500 ribu per hari. Barang yang biasa ia dapat yaitu telepon genggam dan langsung dijual cepat ke media online. Namun untuk aksi penjambretan yang ia lakukan pada Minggu, 1 Juli 2018 hingga menewaskan Warsilah, ia mengaku tidak mendapat untung apa-apa.

Tidak hanya itu, selama beraksi ia mengaku sering menjadikan perempuan menjadi sasaran utama dalam menjambret. Ia kerap memantau perempuan yang dibonceng sepeda motor dengan memegang tasnya. Berdasar pengakuannya diketahui bahwa aksi jambret itu bukan kali pertama.

SH mengaku sudah tiga kali melakukan aksi jambret di kawasan Cempaka Putih dan Jakarta Timur sejak Lebaran. Dia biasa beroperasi sekitar pukul 06.00-08.00 WIB. Sehari-hari SH merupakan sopir angkutan kota. Dia menjambret W beberapa waktu lalu karena memiliki tunggakan angkot yang belum dibayarkannya selama dua hari.

SH mengaku tidak menduga korban aksi jambretnya tewas. Dia baru mengetahui hal tersebut tiga hari setelahnya. Karena takut, SH pun mendatangi rumah pamannya di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dia menceritakan kepada pamannya apa yang telah dilakukannya. Dia meminta supaya pamannya mau mengantarnya ke kantor polisi.

Baca Juga: Foto Pernikahan Dimas Anggara Dan Nadine Chandrawinata Di Lombok

Selain karena terbayang-bayang oleh W, SH pun mengaku dirinya juga takut ditembak oleh polisi. Hal tersebut karena belakangan polisi sedang gencar melakukan penangkapan terhadap jambret dan begal dalam Operasi Kewilayahan Mandiri. Dalam operasi tersebut, polisi juga akan menembak pelaku jika melawan petugas. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply