Kebakaran 40 Kapal Hebat di Benoa, Kerugian Lebih Rp125 miliar!

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Beberapa saksi mata mengatakan mereka menduga api disebabkan oleh arus pendek listrik, tapi para pejabat berwenang mengatakan penyebab kebakaran masih diselidiki. Terbakarnya 40 unit kapal di Pelabuhan Benoa Bali, Senin 9 Juli 2018 pagi diperkirakan menelan kerugian hingga Rp125 miliar. Hal itu disebabkan harga kapal per unit yang mencapai Rp 3-5 miliar.

Api kebakaran mulai berkobar sekitar tengah malam dan dengan cepat membakar habis sekitar 40 kapal. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Seorang anak buah kapal mengatakan dia sedang tidur di kapalnya ketika dia terbangun dan melihat bagian atas kapal terbakar. Api dengan cepat menyebar ke kapal-kapal sebelahnya, termasuk kapal-kapal kargo kecil. Untuk sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib, apakah ada unsur kesengajaan atau tidak.

Apalagi jumlah kapal sangat besar dan sebagian identitas pemiliknya masih dicari. Menurut saksi, kebakaran diketahui mulai pukul 01.45 Wita dini hari berasal dari salah satu kapal. Selanjutnya api dengan cepat merambat ke kapal lain yang ditambatkan berdekatan di pelabuhan tersebut.

Upaya pemadaman api awalnya telah dilakukan oleh beberapa anak buah kapal (ABK), akan tetapi gagal karena peralatan yang terbatas. Kebakaran makin membesar sebab bahan bakar berupa solar banyak terdapat di dalam kapal nelayan tersebut.

Api menghanguskan 40 kapal karena seluruh bodi kapal terbuat dari kayu dan fiberglass yang mudah terbakar, walau upaya pemadaman sudah dilakukan dengan sangat keras oleh berbagai pihak. Api Masih Membara di Benoa Usai 32 Jam. Api masih menyala di sejumlah kapal yang bersandar di dermaga bagian barat Pelabuhan Benoa, Bali hingga Selasa 10 Juli 2018 pagi.

Baca Juga: Kisah Cinta Justin Bieber- Hailey Baldwin, 9 Tahun Teman Jadi Cinta

Kebakaran kapal di Pelabuhan Benoa telah berlangsung selama 32 jam. Jumlah kapal yang terbakar diperkirakan lebih dari 40 unit. Menurutnya, polisi belum dapat memastikan jumlah kapal yang terbakar. Kobaran api menghalangi langkah tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk memasuki lokasi kejadian. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply