Sosok Idrus Marham, Menteri Pertama Jokowi Jadi Tersangka di KPK

0
S CumaBerita.com, Jakarta. Posisi Idrus Marham sebagai Menteri Sosial telah digantikan oleh rekan separtainya, Agus Gumiwang Kartasasmita. Jokowi yang langsung melantik Agus Gumiwang sebagai pengganti Idrus. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan eks Menteri Sosial Idrus Marham sebagai tersangka suap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1.

Idrus diduga turut menikmati uang yang diterima mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih. Eni Saragih diduga menerima suap sebesar Rp4,8 miliar secara bertahap dari pemegang saham Blackgold Natural Recourses Limited Johannes B Kotjo. Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan telah mengklarifikasi bahwa Idrus Marham berstatus tersangka. Idrus Marham, pria yang dulu menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar ini menjadi menteri Joko Widodo di Kabinet Kerja pertama yang menjadi tersangka kasus korupsi.

Idrus Marham sebelumnya sempat dipanggil KPK sebagai saksi. Bahkan, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut pernah menyebut Idrus Marham terlibat dalam pembahasan Proyek PLTU Riau-I. Idrus Marham terlibat dalam proyek itu saat masih menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar.

Idrus Marham bersama mantan Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan Direktur PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) diduga berperan memuluskan Natural Resources Limited, perusahaan yang salah satu sahamnya dimiliki Johannes B Kotjo, untuk ikut mengerjakan proyek pembangkit listrik mulut tambang itu. Sebelum tersangkut kasus suap PLTU Riau-I, Idrus memiliki karir panjang dalam dunia perpolitikan.

Pada 1997, pria kelahiran Pinrang, Sulawesi Selatan, 56 tahun silam ini menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat mewakili unsur pemuda. Lima tahun kemudian, mantan dosen di sejumlah perguruan tinggi ini menjabat sebagai Wakil Koordinator Bidang Kompol LPP DPP Partai Golkar.

Baca Juga: Daftar Lengkap Pemenang MTV VMA 2018

Di 2002 juga dia didapuk sebagai Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Wasekjen Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG). Melalui partai berlambang beringin itu Idrus pun terpilih sebagai anggota DPR selama tiga periode. Yaitu anggota Komisi II pada 1999-2004, serta anggota Komisi III pada 2004-2009 dan 2009-2014. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply