Kecelakaan Bus Lemhanas Masuk Jurang di Sukabumi, 17 Orang Tewas

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Bus milik Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) bernomor polisi 1010-00 yang mengangkut belasan guru dari DKI Jakarta terjung ke jurang sedalam sekitar 100 meter di Tanjakan Cisarakan, Kampung Cisarakan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sebelum bus tersebut masuk ke jurang sempat mengalami rem blong, sehingga sopir yang tidak bisa mengendalikan kendaraannya langsung oleng dan bus pun terperosok ke jurang.

Rombongan guru sekolah dasar (SD) tersebut akan berwisata ke objek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Rombongan berangkat dari Jakarta Barat dan masuk Sukabumi sekitar pukul 22.00 WIB. Diduga untuk mempersingkat waktu rombongan itu pun memilih melalui jalur alternatif Cikidang-Palabuhanratu. Namun sekitar pukul 23.00 WIB tepatnya di Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu bus tersebut mengalami rem blong. Korban kecelakaan lalu lintas sebuah bus pariwisata berplat nomor B-7025-SAG di tanjakan Ciareuy, kampung Bantar Selang, kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat bertambah menjadi 17 orang.

Seorang dokter jaga RSUD Palabuhanratu mengatakan korban meninggal dunia mayoritas karena luka parah di bagian kepala dan badan. Hal ini merupakan akibat benturan keras yang menyebabkan tulang patah hingga tembus ke organ dalam, kesulitan bernafas dan pendarahan.

Hingga saat ini masih ada beberapa orang yang kondisinya kritis, dan sedang dalam upaya penanganan tim medis. Selain itu, jumlah korban luka-luka pun masih bertambah dan sudah menjalani perawatan di instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Palabuhanratu.

Untuk total keseluruhan korban masih dalam pendataan karena kedatangan korban dari lokasi kecelakaan lalu lintas yakni di Desa/Kecamatan Cikidang masih berdatangan. Tidak hanya korban meninggal dan kritis ada beberapa di antara mereka pun yang luka ringan.

Sebelumnya, rombongan karyawan PT Catur Putra Raya berencana akan berwisata ke lokasi arung jeram di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi dengan menggunakan empat minibus. Namun, bus paling belakang yang berisi 31 orang terjun ke jurang sedalam 25 meter.

Baca Juga: Film A Man Called Ahok: Kisah Perjuangan Ahok Bersama Sang Ayah

Diduga sopir tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Hingga saat ini Polres Sukabumi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi serta mengevakuasi seluruh korban yang dibantu personel TNI, tim SAR, relawan dan warga sekitar. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply