Sosok Habib Bahar Smith Dipolisikan Soal Video ‘Jokowi Banci’

0
S CumaBerita.com, Jakarta. Sebelumnya polisi meminta warga Kota Manado, Sulawesi Utara tak terprovokasi dengan isu penolakan kedatangan Habib Muhammad Bahar bin Ali bin Smith dan Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman. Aksi penolakan itu dilakukan oleh ratusan massa dari beberapa Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) adat.

Polda Sulawesi Utara menyatakan situasi Kota Manado dan sekitarnya tetap kondusif, pasca terjadinya aksi penolakan yang terjadi di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. Habib Muhammad Bahar bin Ali bin Smith sebelumnya dijadwalkan menghadiri Haul Akbar ke-7 ayahnya, Al Habib Ali bin Abdurrahman bin Smith dan Doa Akbar untuk Bangsa Indonesia Khususnya Doa Bersama untuk Palu dan Donggala, yang digelar di Masjid Habib Alwi bin Smith, Kelurahan Karame, Kota Manado. Penjagaan sejak awal dilakukan secara ekstra ketat oleh personel kepolisian dan TNI di sekitar bandara, sebagai langkah antisipasi untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.

Kendaraan taktis kepolisian juga disiagakan di sekitar bandara. Sejumlah orang yang mengatasnamakan diri ‘Jokowi Mania’ melaporkan Habib Bahar bin Ali bin Smith ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penghinaan terhadap simbol negara. Habib Bahar Smith melontarkan pernyataan soal Jokowi dan tersebar di media sosial dalam bentuk video.

Habib Bahar sebelumnya dilaporkan lantaran materi ceramahnya dinilai bermuatan ujaran kebencian (hate speech) dan menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi). Polisi membawa sejumlah barang bukti berupa video, link video, dan akun YouTube yang mengunggah video yang dianggapnya menghina Presiden Joko Widodo.

Dalam video yang berdurasi 60 detik itu, Habib Smith menyebut Jokowi sebagai pengkhianat negara dan rakyat. Habib Bahar Smith juga menyebut Jokowi sebagai seorang banci dan menyerukan untuk membuka celananya. Video itu direkam saat perayaan Maulid Nabi Muhammad S.A.W 17 November 2018 lalu di daerah Batu Ceper, Tangerang, Banten.

Baca Juga: Taylor Swift Paling Berpengaruh di Twitter, Hanya 13 Cuitan!

Hingga berita ini diturunkan, proses laporan masih berlangsung. Banyak orang berharap agar laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh polisi. Siapapun yang menghina simbol negara harus ditindak tegas sesuai hukum. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply