Anjing George HW Bush Setia Menjaga di Samping Peti

0
A CumaBerita.com, Jakarta. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang mantan Presiden George HW Bush pada Senin 3 Desember 2018 malam di gedung Kongres, Capitol. Bersama sang istri, Melania, Trump melakukan kunjungan singkat ke ruang Rotunda di Capitol, di mana jasad Bush disemayamkan hingga Rabu sebagai bentuk penghargaan.

Mengenakan setelan serba hitam, Trump dan Melania berdiri di depan peti berlapis bendera AS yang diletakkan tepat di tengah rotunda. Keduanya tak memberikan pidato dalam penghormatan tersebut. Selain Trump dan Melania, para anggota kabinet Bush juga turut hadir dalam pemberian penghormatan terakhir kepada Presiden ke-41 itu. Para warga juga mengantre di Gedung Capitol untuk ikut memberikan penghormatan terakhir kepada Bush yang meninggal di usia 94 tahun pada Jumat lalu, tujuh bulan setelah sang istri mengembuskan nafas terakhir. Setelah disemayamkan di Capitol, jasad Bush akan dibawa ke Katedral Nasional di Washington untuk upacara pemakaman kenegaraan. Ketika jasad George HW Bush dibaringkan di Gedung Capitol pada Senin, anjing sang Presiden Amerika Serikat ke-41 itu, Sully turut menyita perhatian publik.

Sully pertama kali menarik perhatian ketika juru bicara Bush, Jim McGrath, mengunggah satu foto melalui akun Twitter pribadinya dengan keterangan, “Misi rampung.”

Foto itu memperlihatkan Sully sedang meringkuk dengan wajah muram, menjaga peti Bush yang dilapisi bendera AS. Potret Sully itu juga diunggah oleh akun Facebook resmi America’s VetDogs, lembaga yang merawat anjing tersebut sejak lahir. Dalam keterangan fotonya, America’s VetDogs menjelaskan bahwa

Sully nantinya akan dibawa ke Walter Reed Bethesda untuk membantu terapi fisik bagi tentara yang terluka dan sedang dalam masa pemulihan. Sejak awal, anjing jenis labrador itu memang dirawat VetDogs untuk program bagi narapidana agar bisa mengajarkan kemampuan dasar pada binatang.

Baca Juga: Daftar Korban Pembunuhan 31 Pekerja Proyek Jembatan di Papua

Sully kemudian dikirim untuk salah satu program di kampus di Smithtown, New York, AS. Saat menginjak usia dua tahun, Sully diberikan kepada Bush pada Juni lalu. Bush pertama kali bertemu Sully di hari yang sama ketika ia menerima kunjungan dari mantan Presiden Bill Clinton di rumahnya di Maine. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply