Video Detik-detik Tsunami Menerjang Panggung ‘Seventeen’

0
V CumaBerita.com, Jakarta. Gelombang tinggi tsunami menerjang kawasan pantai Kabupaten Pandeglang, Banten dan Lampung Selatan, Lampung pada Sabtu 22 Desember 2018 malam. Gelombang tinggi itu diduga muncul akibat adanya peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Sebanyak 52 jenazah korban gelombang tinggi tsunami Selat Sunda ditemukan di kawasan wisata Tanjung Lesung, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Jenazah ditemukan oleh tim evakuasi yang terdiri atas BPBD, BNPB, TNI, dan aparat kepolisian. Kemungkinan besar para korban gelombang tsunami itu sedang menonton hiburan. Pasalnya, saat gelombang tinggi tsunami menerjang, kawasan wisata Tanjung Lesung tengah menggelar acara hiburan yang salah satunya menampilkan grup musik Seventeen.

Tim INAFIS Polres Pandeglang telah melakukan identifikasi korban. Sebagian besar di antaranya merupakan karyawan PLN, termasuk M Awal Purbani, basis Seventeen. Sebanyak 33 korban telah berhasil diidentifikasi dengan 25 di antaranya telah dibawa oleh anggota keluarga masing-masing. Sementara 19 korban lainnya belum berhasil diidentifikasi. Personel band Seventeen menjadi korban tsunami di Tanjung Lesung, Banten.

Salah satu kru peralatan panggung sound system, Dedi Hadi Saputra selamat saat diterjang gelombang tsunami. Dedi Hadi Saputra menceritakan keganasan ombak besar yang menimpa panggung saat band Seventeen sedang membawakan lagu keduanya. Kata Dedi Hadi Saputra, ombak tersebut setinggi 5 meter menghantam panggung band Seventen.

Dedi Hadi Saputra menuturkan saat itu beberapa kru peralatan panggung mendengar suara teriakan adanya air laut. Namun beberapa menit kemudian air laut langsung menghantam panggung, sehingga seluruh orang bergegar lari menyelamatkan diri. Dedi Hadi Saputra yang berada di samping panggung Seventen selamat diterjang tsunami.

Tubuhnya sempat terseret hingga ke atas mobil pikap. Dedi Hadi Saputra masih ingat betul bagaimana tubuhnya tergulung obak tsunami. Dedi Hadi Saputra mengatakan, jika tak ada bencana tsunami seharusnya dia harus membantu panggung lain di Bekasi.

Baca Juga: Ini Sejarahnya 22 Desember Diperingati Sebagai Hari Ibu

Saat ditemui di lokasi, Dedi Hadi Saputra masih membenahi sound system yang masih tersisa. Dedi Hadi Saputra terlihat sedang mengangkut alat sound system yang digunakan Seventen manggung di pinggir Pantai Tanjung Lesung. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply