Walikota Surabaya Tri Rismaharini Jadi Tersangka Kasus Korupsi Pasar Turi

0
W CumaBerita.com, Jakarta. Tri Rismaharini, mantan Wali Kota Surabaya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penyalagunaan wewenang terkait Pasar Turi, Surabaya. Penetapan tersangka tersebut berdasarkan berkas Surat Perintah Dimulainya Penyidikkan (SPDP) dari Polda Jatim diterima oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Tri Rismaharini melanggar pasal 421 KUHP tentang penyalahgunaan wewenang. Saat ini pihak Kejaksaan masih menunggu limpahan berkas dari Penyidik Polda Jatim.

Untuk selanjutnya, Kejati Jatim akan menunjuk dua orang jaksa penuntut umum (JPU) untuk meneliti berkas-berkas tersebut (P16). Penelitian itu meliputi kelengkapan perkara secara formil dan meteriil. Dugaan penyalahgunaan wewenang ini mulai dilakukan penyidikkan oleh Polda Jatim pada bulan Mei 2015. Kemudian Kejati Jatim menerima SPDP pada tanggal 30 September 2015.

Meski sudah ditetapkan tersangka, belum bisa dilakukan penahanan karena ancamannya Pasal 421 KUHP adalah 2 Tahun 8 bulan. Tri Rismaharini ditetapkan sebagai tersangka terkait lapak sementara atau tempat penampungan sementara (TPS) di sekeliling Gedung Pasar Turi. Tri Rismaharini dilaporkan oleh sejumlah pedagang pasar turi ke Polda Jatim terkait penyalahgunaan wewenang.

Baca Juga: Video Sinopsis Perempuan di Pinggir Jalan RCTI Episode Terbaru

Pasal yang dituduhkan wewenang tentang penyalahgunaan wewenang yang dilakukan pejabat pasal 421 KUHP dengan ancaman hukumannya 2 tahun delapan bulan. Dengan kasus ini bisa saja menjadi sandungan bagi Tri Rismaharini. Karena Tri Rismaharini kini tengah berkompetisi bersama Whisnu Sakti Buana dalam Pilkada Surabaya 2015. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply