Daftar Korban Tewas Tsunami Banten-Lampung 229 Orang

0
D CumaBerita.com, Jakarta. Hingga Minggu 23 Desember 2018 tercatat sebanyak 222 korban tewas, 843 korban luka-luka dan 28 korban lain masih belum ditemukan. BMKG memastikan tsunami Selat Sunda yang melanda Banten dan Lampung disebabkan longsor ke laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepastian ini diperoleh setelah BMKG mengumpulkan data lebih lanjut usai tsunami. Ada juga getaran tremor setara dengan gempa berkekuatan magnitudo 3,4. Tremor itu merupakan gempa vulkanik. Gempa vulkanik tadi ternyata itu yang memicu terjadinya kolaps atau longsoran dianalisis setara dengan kekuatan dengan magnitudo 3,4. Saat itu yang terjadi bukan cuma satu fenomena. Tsunami itu terjadi saat adanya gelombang tinggi akibat air pasang. Hingga saat ini, berdasarkan data dari BNPB di Banten dan Lampung berjumlah 281 orang.

Selain itu ada 1.016 orang yang menjadi korban luka-luka, 57 orang hilang, dan 11.687 orang mengungsi. BNPB juga menyatakan ada 611 unit rumah rusak, 69 hotel-vila rusak hingga 420 perahu mengalami kerusakan akibat tsunami ini.

Korban dan kerusakan ini disebut Sutopo berada di 5 kabupaten, yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran. Jumlah korban jiwa akibat tsunami di Selat Sunda yang menerjang Banten dan Lampung terus bertambah.

Hingga kini ada 229 orang yang telah dinyatakan meninggal dunia akibat tsunami tersebut. Jumlah itu disebut Sutopo berdasarkan data yang dikumpulkan hingga pukul 23.30 WIB Minggu. Sutopo mengatakan saat ini data masih terus diperbarui.

Selain korban tewas, Sutopo juga mengatakan 408 orang hilang, 720 orang luka-luka dan 4.411 orang mengungsi. Selain itu, total kerugian materil hingga malam tadi terdiri dari 528 unit rumah rusak berat, 1 unit rumah hilang tersapu ombak, 82 unit rumah rusak ringan hingga 1 unit dermaga rusak berat.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang menyesatkan. Update penanganan darurat akan terus disampaikan. Sutopo mengatakan saat ini alat berat, dump truck, tenda pegungsi dan bahan pokok makanan jadi kebutuhan mendesak di lokasi.

Baca Juga: Kronologi Penyebab Tsunami Selat Sunda, Longsoran Gunung Anak Krakatau

Sejumlah jalan juga masih belum bisa dilewati, seperti jalan penghubung Serang-Pandeglang yang terputus akibat tsunami, jalan Raya Tanjung Lesung karena pohon tumbang, hingga jalan Anyer depan Puri Retno dua yang masih belum bisa dilalui kendaraan umum. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply