Jokowi Segera Bebaskan Abu Bakar Ba’asyir, Alasan Kemanusiaan

0
J CumaBerita.com, Jakarta. Abu Bakar Ba’asyir sudah menjalani 2/3 masa tahanan dari putusan 15 tahun penjara pada 2011 karena terbukti menjadi perencana dan penyandang dana pelatihan kelompok bersenjata di pegunungan Jantho, Aceh, pada 2010. Perlu diketahui, sejak ditahan 2011 lalu, Abu Bakar Ba’asyir sudah menjalani masa tahanan selama delapan tahun.

Presiden Joko Widodo melalui kuasa hukumnya Yusril Ihza Mahendra akan segera membebaskan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir. Hal ini disampaikan Yusril seusai mengunjungi Abu Bakar Ba’asyir di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat 18 Januari 2019. Yusril tak memberi tahu mekanisme apa yang ditempuh Presiden Joko Widodo untuk membebaskan Abu Bakar Ba’asyir. Dia hanya menyebut rencana pembebasan ini berdasarkan pertimbangan kemanusiaan. Yusril mengatakan Abu Bakar Ba’asyir bebas murni dengan alasan kemanusiaan mengingat usianya sudah cukup tua dan sering sakit.

Yusril meyebutkan upaya pembebasan Abu Bakar Ba’asyir ini sudah dilakukan sejak Desember 2018 lalu. Namun, saat itu masih ada syarat-syarat yang perlu dilengkapi untuk membebaskan Pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu.

Lebih lanjut, Yusril mengatakan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah Kementerian dan Lembaga terkait dalam pembebasan Abu Bakar Ba’asyir ini. Yusril Ihza Mahendra mengatakan proses administrasi pembebasan Ba’asyir akan dilakukan pada Senin 21 Januari 2019.

Abu Bakar Ba’asyir, lanjut Yusril telah meminta waktu tiga sampai lima hari untuk membereskan barang-barangnya di Lapas. Di sisi lain, Koordinator Kuasa Hukum Abu Bakar Ba’asyir mengatakan Ba’asyir sama sekali tidak mengajukan grasi dalam proses pembebasannya kali ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pembebasan terhadap terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir karena alasan kemanusiaan. Presiden Joko Widodo menyebut usia Abu Bakar Ba’asyir yang sudah sepuh menjadi salah satu pertimbangan dirinya membebaskan Abu Bakar Ba’asyir.

Baca Juga: Rencana Ahok Akan Menikah 15 Februari 2019

Selain itu, kondisi kesehatan Abu Bakar Ba’asyir juga menjadi pertimbangan pihaknya memutuskan membebaskan Pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI). Abu Bakar Ba’asyir diketahui sempat jatuh sakit saat menjalani hukuman 15 tahun penjara di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply