Sosok Adi Saputra Pengendara Banting Motor Saat Ditilang Jadi Tersangka

0
S CumaBerita.com, Jakarta. Hingga saat ini nama Adi Saputra (20) tahun mendadak terkenal, berkat aksi anehnya yang merusak motor Honda Scoopy milik kekasihnya, karena tidak terima ditilang. Namun kini Adi harus menerima kenyataan dirinya ditangkap pihak berwenang. Adi Saputra (20) mengamuk lantaran tidak terima ditilang polisi.

Tidak hanya itu, pria asal Lampung Utara itu juga menghancurkan motornya. Peristiwa itu terjadi pada Kamis 7 Februari 2019 sekitar pukul 06.30 WIB di kawasan BSD, Serpong, Tangsel. Saat itu anggota Satlantas Polres Tangsel Bripka Oky menghentikan motor Honda Scoopy yang ditumpangi pelanggar. Kejadian ini sempat direkam video warga dan menjadi viral. Dalam rekaman video, pria itu membanting motornya karena kesal. Pacar Adi menangis histeris karena melihat perbuatan tersebut. Bahkan dia nyaris tertimpa motor ketika Adi membanting motornya. Adi tetap membanting-banting motornya. Meski demikian, polisi tentu saja tetap menilang Adi. Namun kini, si pembanting motor ditetapkan polisi menjadi tersangka.

Adi Saputra dijerat dengan dua sangkaan tentang pelanggaran lalu lintas dan dugaan penadahan motor. Yang bersangkutan mengendarai sepeda motor, pertama tidak melengkapi alat-alat pengaman seperti spion, helm dan lain sebagainya.

Tidak dilengkapi dokumen-dokumen resmi kepemilikan kendaran bermotor dan melawan arus untuk menghindari petugas kepolisian. Sangkaan kedua, Adi Saputra diduga mengendarai motor yang didapatkan secara ilegal. Perbuatan pidana tentang kepemilikan kendaraan bermotor yang diduga didapat dari hasil yang ilegal atau tidak benar.

Dalam rilis kasus, Adi Saputra ikut ditunjukkan. Adi Saputra sudah mengenakan kaos tahanan warna oranye. Bodi motor yang dicabik-cabik Adi Saputra juga dipamerkan. Adi Saputra diduga melakukan tindak penggelapan atau penadahan atas sepeda motor Honda Scoopy yang dihancurkannya.

Adi Saputra mendapatkan sepeda motor tersebut setelah melakukan transaksi melalui Facebook dengan tersangka D. Motor tersebut kemudian diserahkan bersama STNK tanpa BPKB seharga Rp 3.000.000. Sementara itu, tersangka D mendapatkan motor setelah melakukan penggelapan terhadap korban bernama Nur Ichsan yang menggadaikan motor beserta STNK kepadanya.

Baca Juga: Pendaftaran Pegawai Pemerintah Kontrak Mulai Dibuka Besok

Tak hanya kasus penadahan, Adi Saputra juga diduga memalsukan surat kendaraan tersebut. Adi juga dianggap melakukan perusakan barang bukti berupa sepeda motor di hadapan petugas. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply