Isu Jokowi Hapus Pelajaran Agama Dibantah Pemerintah!

0
I CumaBerita.com, Jakarta. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, seorang ibu yang mengenakan hijab dan baju berwarna jingga terekam sedang berada di rumah warga. Pada bagian lengannya tampak rangkaian logo berupa dua bulan sabit dan kapas dengan dasar kain hitam, mirip logo PKS.

Isu penghapusan pelajaran agama dari sekolah oleh rezim Joko Widodo kembali mencuat setelah viralnya video emak-emak berpakaian dengan logo PKS kampanye door to door di Makassar, Sulawesi Selatan. Hal itu dibantah oleh pemerintah karena pendidikan agama justru tengah ditingkatkan kualitasnya dan diatur secara resmi. PKS menolak mengakui ibu ini sebagai kadernya, meski si ibu kampanye door to door pakai seragam PKS. Selain menghapus pendidikan agama dari sekolah-sekolah, ia menyebut Jokowi akan menjadikan pesantren sebagai sekolah umum. Saat dikonfirmasi, Ketua DPP PKS mengaku belum mengetahui isi video tersebut dan belum mau berkomentar soal itu.

Menanggapi video viral itu, Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama menegaskan bahwa tidak mungkin menghapuskan pendidikan agama dari kurikulum sekolah. Di negara sekuler seperti Inggris dan sejumlah negara Eropa Barat, bahkan pelajaran agama wajib di sekolah, baik di sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah (public schools) apalagi di sekolah yang diselenggarakan oleh gereja (faith based schools).

Apalagi di Indonesia, negara bangsa yang dikenal sangat religius, mustahil pelajaran agama dianggap tidak penting, dan akan dihilangkan. Pihaknya justru terus berupaya meningkatkan akses dan mutu pendidikan agama. Misalnya, pengembangan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) di berbagai provinsi.

Tak hanya itu pemerintah makin mengembangkan pendidikan pesantren. Pesantren salafiyah dan ma’had aly [perguruan tinggi di pesantren]juga kita rekognisi dalam bentuk penyetaraan atau muadalah. Pemerintah juga siapkan RUU Pesantren untuk memberikan afirmasi dan rekognisi bahkan fasilitasi pada tradisi dan kekhasan keilmuan di pesantren.

Baca Juga: Penjelasan Program Baru Jokowi: KIP Kuliah, Kartu Pra-Kerja dan Kartu Sembako Murah

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sempat mewacanakan full day school yang kemudian disalahartikan sebagai penghapusan pelajaran agama dari sekolah. Sejumlah pemberitaan kemudian langsung menyebut bahwa pendidikan agama akan dihapuskan. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply