Daftar Pantangan Buat Wisatawan Selama Nyepi di Bali

0
D CumaBerita.com, Jakarta. Ketika memperingati hari raya Nyepi, masyarakat Bali harus melaksanakan Catur Brata Penyepian, yaitu amati geni (tidak menyalakan api atau cahaya), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).

Catur Brata Penyepian dimulai sejak matahari terbit atau biasanya pada pukul 06.00 pagi hingga pukul 06.00 pagi esok harinya. Aturan-aturan tersebut diberlakukan di seluruh Bali termasuk hotel, jalan tol, dan instansi pemerintahan. Bali akan sepi tanpa lalu lalang kendaraan dan tidak diperkenankan pula menyalakan kompor, pemantik api ataupun lampu. Lampu jalanan dan papan iklan juga dipadamkan. Bahkan TV dan radio juga tidak siaran. Rumah sakit tetap buka guna antisipasi bila ada masyarakat yang memerlukan penanganan medis. Namun, kendaraan yang diperbolehkan bepergian hanya ambulans.

Pecalang (polisi adat Bali) akan berkeliling di wilayahnya masing-masing untuk memantau agar Catur Brata Penyepian tidak dilanggar guna tertibnya pelaksanaan Nyepi di Bali. Jika ada yang melanggar, akan ditegur atau diberi sanksi adat. Perayaan hari raya Nyepi merupakan hal yang penting untuk warga Bali. Keindahan budaya masyarakat Bali selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan lokal maupun asing.

Tak jarang, ketika menyambut Tahun Baru Saka, para wisatawan selalu memiliki minat yang tinggi untuk datang ke Bali. Suasana Bali yang hening seperti pulau mati di kala Nyepi adalah hal yang dinanti-nanti oleh wisatawan. Pasalnya, Nyepi dianggap spesial karena tak bisa dijumpai di Negara lain. Ada banyak hal menarik yang perlu Anda ketahui ketika berlibur ke Bali pada saat hari raya Nyepi.

Catur Brata Penyepian
Untuk menjaga kekhusyukan Nyepi di Bali akses internet, saluran televisi hingga jaringan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) akan dimatikan sementara. Nyepi di Bali itu pemimpin agama, umat Hindu tidak melakukan kegiatan keluar rumah, turis-turis pun tidak boleh keluar hotel.

Baca Juga: Isu Jokowi Hapus Pelajaran Agama Dibantah Pemerintah!

Selama Nyepi, para umat Hindu melaksanakan catur brata yaitu amati geni, amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang). Selama Nyepi berlangsung semua toko tutup, dan tidak ada warung yang buka. Di sepanjang jalan hanya ada pecalang yang bisa lalu lalang untuk pengamanan. Rudia pun meminta para turis agar tidak keluar hotel. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply