Dian Al Mahri, Pendiri Masjid Kubah Emas Depok Meninggal Dunia

0
D CumaBerita.com, Jakarta. Kabar duka datang dari pemilik Masjid Kubah Emas Depok, Dian Djuriah Rais binti Muhammad Rais (Dian Al Mahri), meninggal dunia pada Jumat dini hari, Jumat 29 Maret 2019. Pengusaha asal Banten mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.

Pendiri Masjid Dian Al Mahri atau lebih dikenal Masjid Kubah Emas di Kota Depok, Jawa Barat, Dian Djuriah Rais binti H Muhammad Rais meninggal dunia. Perempuan yang akrab dipanggil Dian Al Mahri ini meninggal di usia 70 tahun. Jenazah Dian saat ini masih di rumah duka di kawasan Petukangan, Jakarta Selatan. Nanti siang akan dibawa ke Masjid Kubah Emas. Jauh hari sebelum ada kejadian penistaan yang dilakukan Suharmin, Masjid Kubah Emas di Depok menjadi perbincangan karena keindahannya. Masjid Dian Al-Mahri atau biasa disebut Masjid Kubah Emas dibangun pada April 1999 dan diresmikan pada 31 Desember 2006 di Jl Meruyung, Limo, Depok. Masjid ini dibangun dengan gaya arsitektur Timur Tengah. Luas bangunan masjid Dian Al-Mahri ini sekitar 8.000 meter dan luas keseluruhan kawasan masjid 70 hektare.

Masjid ini mempunyai lima kubah berlapis emas, yang melambangkan rukun Islam, dan mempunyai enam menara, yang melambangkan rukun iman di agama Islam. Ada yang menarik di interior masjid. Ada lampu besar yang tergantung di tengah-tengah langit bangunan masjid.

Langit-langit bangunan masjid juga dilukis awan sehingga terlihat tampak mewah. Lampu yang berada di dalam masjid kubah emas berasal dari Austria, didesain khusus oleh pendiri Masjid, yaitu Hj Dian. Lampu gantung itu beratnya sekitar 2,7 ton. Tali lampu gantung tersebut berasal dari Italia.

Selain itu, Masjid Kubah Emas ini menyediakan aula untuk sarana pengunjung masjid sekadar beristirahat, toko makanan, vila, dan butik pakaian. Pengunjung Masjid Kubah Emas dalam hari bisa mencapai 7.000 orang. Sayang, kebersihan masjid ini sempat dinodai oleh aksi Suharmin yang menyiramkan kotoran ke dalam masjid.

Baca Juga: KPK Bawa 400 Ribu Amplop Suap Bowo Sidik Pangarso Pakai 3 Minibus

Suharmin langsung diamankan warga dan kemudian ditangkap Polres Depok. Polisi menjerat Suharmin dengan pasal penistaan agama. Ternyata Suharmin pernah melakukan aksi penistaan serupa di gereja dan vihara. Aksi Suharmin ini dikecam oleh para tokoh lintas agama. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply