Kronologi Pembunuh Video Call Dengan Polwan Telanjang Dada

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Seorang Polwan di Makassar, Sulsel terbujuk rayu video call dengan Alfiansyah yang seorang narapidana. Karena bujuk rayu, korban mau telanjang dada ke Alfiansyah.

Alfiansyah, pria asal Lampung ini hanya tertunduk dan membenarkan dialah yang menyebarkan foto Polwan Makassar yang sedang bertelanjang dada. Sekilas, tampang Alfiansyah mirip dengan Kompol Setyo Bimo Anggoro Atas kemiripan inilah, Alfiansyah mengaku sebagai perwira polisi bernama Kompol Tyo Darks di akun Facebooknya. Atas kasus ini, Alfiansyah dihukum 3 tahun penjara oleh PN Makassar. Alfiansyah juga menyandang sebagai pembunuh. Alfiansyah sedang menjalani hukuman 8 tahun penjara karena membunuh Riki. Alfiansyah hanya butuh waktu 15 jam untuk merayu Polwan itu untuk bertelanjang dada.

Alfiansyah mengaku bernama Tyo Darks yang merupakan seorang polisi berangkat Kompol dan sedang bertugas di Lampung. Dia mengaku berkenalan dengan korban dari pencarian dengan sistem random.

Setelah berkenalan dengan korban, dia pun langsung mendapatkan kontak Polwan itu dan mulai berkirim pesan hingga video call beberapa kali. Pada sekitar pukul 20.00 Wita, Alfiansyah mengaku semakin dekat. Kata panggilan ‘Mbak’ telah berubah menjadi panggilan ‘Sayang’. Menariknya, selama melakukan panggilan video call, Alfiansyah tidak pernah menampilkan mukanya dengan alasan lagi sibuk kerja. Kamera depan handphome Alfiansyah ditutup dengan plester.

Setelah video call selesai, lanjut Alfiansyah, dia segera menchat Polwan itu untuk meminta uang Rp 2,5 juta dengan alasan hendak meminjam uang. Sayangnya, permintaan itu tidak ditanggapi korban dan malah memblock nomor Alfiansyah. Setelah perkenalan dan perbincangan keduanya yang tidak lebih dari 24 jam itu, Alfiansyah pun kehilangan kontak dengan korban.

Berikut urutan waktu perkenalan Alfiansyah hingga menyebarkan foto telanjang dada korban.

– Pukul 13.00 Wita: Alfinasyah dan Polwan berkenalan via Facebook dan mendapatkan kontak telepon korban.
-Pukul 20.00 Wita: Keduanya semakin akrab dan sering bertukar pesan hingga video call hingga larut malam.
-Pukul 06.00 Wita (keesokan hari): Alfiansyah mendapatkan video Polwan bertelanjang dada.

Baca Juga: Awas! Beredar Surat Palsu Pengangkatan CPNS

-Pukul 07.00 Wita: Alfiansyah meminta uang Rp 2,5 juta kepada korban
-Pukul 8.30 Wita: Alfiansyah menyebarkan foto telanjang dada Polwan ke rekan rekan Facebooknya.
-Pukul 09.00 Wita: Alfiansyah kehilangan kontak dengan korban. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply