Kuasa Hukum Prabowo Protes ke Hakim, Tim Jokowi Asyik Ngobrol

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Yusril Ihza Mahendra, Ketua Tim Hukum Joko Widodo-Ma’ruf Amin mempertanyakan dasar permohonan sengketa pilpres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menjadi acuan hakim dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK). Tim kuasa hukum paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tetap membacakan lima belas poin petitum atau hal yang dimintakan pemohon pada perbaikan berkas permohonannya dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Padahal, MK hanya meminta untuk membacakan permohonan awal. Tim hukum Prabowo diketahui telah mendaftarkan gugatan sengketa pilpres pada 24 Mei lalu. Namun, mereka kemudian mengajukan tambahan permohonan pada 10 Juni 2019. Sementara sesuai ketentuan MK, tak ada kesempatan untuk melakukan perbaikan permohonan dalam sengketa pilpres. Tim kuasa hukum Paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno protes kepada majelis hakim konstitusi sidang sengketa Pilpres 2019 karena kuasa hukum Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin asyik mengobrol sementara dirinya sedang membacakan permohonan gugatan. Kuasa hukum Prabowo-Sandi, Teuku Nasrullah, sempat menghentikan pembacaan permohonan karena merasa terganggu obrolan kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf.

Sebelum menghentikan pembicaraannya, Nasrullah sedang menjelaskan temuan pihaknya soal rekayasa data pemilih tetap (DPT). Nasrullah menyebut ada temuan DPT ganda, pemilih di bawah umur, dan NIK kecamatan siluman. Temuan itu, sebutnya, ada di beberapa daerah. Beberapa di antaranya di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Bengkulu, DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat dan Sulawesi Tengah, Banten.

Tim kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf memang beberapa kali terlihat mengobrol saat kuasa hukum Prabowo-Sandi memaparkan temuan. Bahkan ada yang terlihat tertawa. Walhasil setelah Nasrullah mengajukan protesnya, Ketua Majelis Hakim Anwar Usman pun menegur tim kuasa hukum Paslon 01.

Baca Juga: Ini 15 Petitum Prabowo-Sandi ke MK, Minta Jokowi Didiskualifikasi

Teuku Nasrullah adalah kuasa hukum ketiga dari tim Prabowo-Sandi yang membacakan berkas permohonan sengketa pilpres 2019 di MK siang ini. Sebelum Nasrullah, isi dari berkas permohonan itu dibacakan tim kuasa hukum Bambang Widjojanto, disambung Denny Indrayana. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply