Kecelakaan Beruntun di Cipularang Sopir Truk Jadi Tersangka

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang yang melibatkan 21 kendaraan dari berbagai jenis pada Senin 2 September 2019. Sopir dump truk yang menjadi korban, Subhana, menceritakan detik-detik sebelum terjadi kecelakaan.

Subhana yang tengah dirawat di RS Thamrin, Purwakarta ini mengatakan awalnya sebuah dump truk yang dikemudikan rekannya menyalip truk yang ia kemudikan. Sopir dump truk itu kemudian menghubunginya melalui ponsel dan memberitahu bahwa remnya blong. Namun truk yang dikemudikan rekannya itu tak bisa berhenti. Truk itu terus melintas dengan kencang dari sisi kanan. Sebab jika dari sisi kiri, kata dia, biasanya dilintasi truk yang berjalan dengan kecepatan pelan. Subhana lantas melajukan truknya dengan kencang karena ingin membantu rekannya tersebut. Namun di tengah perjalanan, truk yang dikemudikan rekannya itu terguling hingga tabrakan pun tak bisa dihindarkan.

Akibatnya, Subhana pun mengalami luka dan saat ini masih dirawat di RS Thamrin, Purwakarta. Sementara rekannya itu disebut meninggal dunia. Diduga, kecelakaan diakibatkan oleh truk yang terguling, sehingga kendaraan lain di jalur yang sama terkejut dan berhenti secara tiba-tiba. Delapan orang meninggal dunia dan 28 luka-luka.

Empat dari delapan korban meninggal dunia telah teridentifikasi yakni Dedi Hidayat (45) warga Kalibaru Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Iwan (35) warga Kecamatan Sepatan Timur, Tangerang, Endi Budianto serta Hendra Cahya (64) warga Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi memastikan tidak ada sopir truk yang melarikan diri dalam insiden maut di Kilometer 91 Tol Cipularang. Satu sopir meninggal dan yang lainnya mengalami luka.

Sopir truk pengangkut pasir yang terguling dan diduga menjadi penyebab kecelakaan beruntun bernama Dedi Hidayat. Sopir truk meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, sopir truk pengangkut pasir di belakangnya yang ikut menabrak, yaitu S, hanya mengalami luka ringan. S kini sudah dibawa ke Mapolres Purwakarta untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kemudian truk di belakangnya yang dikemudikan pengemudi berinisial S ini dalam proses perawatan dan nanti akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Truno. Truno mengatakan sopir truk yang terguling saat kejadian memang tak berada di TKP karena sudah dievakuasi lebih dulu.

Baca Juga: Daftar Tarif Baru Ojol Sudah Berlaku

“Korban (DH) memang kemarin tidak ada di TKP karena sudah dievakuasi. Setelah dilakukan identifikasi, ternyata orangnya meninggal. Sementara itu, S kemarin sudah dievakuasi. Ketika diidentifikasi, orangnya ada dan dalam proses pemeriksaan di Polres Purwakarta,” ucap Truno. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply