Veronica Koman, Tersangka Provokasi di Asrama Mahasiswa Papua

0
V CumaBerita.com, Jakarta. Penetapan tersangka terhadap aktivis HAM tersebut rentan mengaburkan fakta lain mengenai insiden rasialisme di asrama Papua, Surabaya beberapa waktu lalu. Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISeSS) Bambang Rukminto menyebut penetapan tersangka terhadap Veronica Koman memunculkan kekhawatiran baru.

Seperti diketahui, kepolisian menetapkan pengacara hak asasi manusia Veronica Koman sebagai tersangka provokasi terkait insiden di Asrama Mahasiswa Papua, Surabaya, Jawa Timur. Kisruh yang berlarut sehingga terjadi gejolak demonstrasi berujung rusuh di Papua bukan tanpa sebab. Aksi rakyat Papua tidak mungkin terjadi bila penindakan hukum terhadap dugaan pelanggaran rasialisme di asrama berjalan adil. Seharusnya aparat kepolisian dalam hal ini Kapolres Surabaya dan Kapolda Jawa Timur menyatakan permintaan maaf kepada masyarakat Papua karena lambannya penanganan kasus rasialisme yang terjadi beberapa waktu lalu. Polda Jawa Timur menetapkan Veronica sebagai tersangka provokasi di Asrama Mahasiswa Papua, Surabaya, Jawa Timur.

Veronica diduga aktif melakukan provokasi melalui akun Twitter pribadinya @VeronicaKoman. Veronica ditetapkan sebagai tersangka karena terlibat aktif menyebarkan informasi di media sosial. Terutama lewat akun twitter pribadinya, @VeronicaKoman terkait insiden di Asrama Mahasiswa Papua. Informasi tersebut dinilai sebagai upaya provokasi untuk memanaskan situasi.

Veronica dijerat pasal berlapis dari UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), KUHP, UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dan UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Polda Jawa Timur membantah telah mengeluarkan selebaran Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap aktivis Papua dan pengacara kemanusiaan Veronica Koman.

Sebelumnya, gambar berupa selebaran menyebut Veronica Koman DPO menyebar di aplikasi WhatsApp. Kapolda Jawa Timur Irjen Lucky Hermawan mengatakan Polda Jawa Timur tidak mengeluarkan selebaran DPO dan belum membuat status DPO pada Veronica.

Baca Juga: Gaya Seksi Puluhan Juta Agnez Mo di Video Klip Penyanyi Amerika

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono juga membantah jika Polda Metro Jaya mengeluarkan gambar soal DPO tersebut. Pasalnya pada foto selebaran itu tertulis nama Polda Metro Jaya di atasnya. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply