Kronologi Jatuhnya Pesawat Rusia di Mesir Alami Patah di Udara

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Pejabat senior di Komite Penerbangan Interstate Rusia (MAK) menyebut bahwa pesawat Airbus 321 yang jatuh di Mesir patah saat berada di udara. MAK merupakan badan yang menginvestigasi kecelakaan pesawat tersebut. Adapun Sorochenko ditunjuk Pemerintah Rusia untuk memimpin sejumlah ahli kecelakaan udara melakukan penyelidikan di Mesir.

Penyelidikan internasional dimulai dengan mencari tahu alasan pesawat turun dan mengurangi ketinggian. Pesawat Airbus 321 yang jatuh di Mesir patah menyebabkan kecelakaan maut yang menewaskan tujuh awak dan 217 penumpang di pesawat milik maskapai asal Rusia, Kogalymavia. Saat ini kotak hitam pesawat itu telah ditemukan dan masih dianalisis.

Pesawat dengan nomor registrasi KGL-9268 itu terbang menuju St Petersburg, Rusia, dari resort wisata Sharm El-Sheik pada hari Sabtu 31 Oktober 2015. Penyelidikan tentang penyebab jatuhnya pesawat Rusia di Sinai yang menewaskan 224 orang tengah berlangsung. Perdana Menteri Mesir menyatakan kendala teknis menjadi kemungkinan terbesar penyebab kecelakaan tersebut.

Baca Juga: Foto Profil Linda Morselli Pacar Valentino Rossi The Doctor Harus Bangkit di Valencia

Perdana Menteri Mesir membantah klaim yang menyatakan kelompok militan ISIS bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat. Airbus A-321 milik maskapai Kogalymavia jatuh sesaat setelah meninggalkan resor Sharm el-Sheikh menuju St Petersburg, Rusia. Di Sinai, lokasi aktifnya kelompok jihad, kelompok militan yang terkait dengan ISIS mengklaim di media sosial bahwa mereka menembak jatuh pesawat KGL9268. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply