Nadiem Makarim Resmi Menjadi Mendikbud

0
N CumaBerita.com, Jakarta. Karena jabatan barunya, Nadiem Makarim harus meninggalkan perusahaan rintisan yang didirikannya, Gojek. Secara tak terduga Nadiem Makarim masuk dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju.

Nadiem Makarim dipilih menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Nadiem Makarim telah resmi menjadi Mendikbud. Usai prosesi pelantikan di Istana, Nadiem langsung datang ke Kemendikbud untuk melakukan sertijab. Presiden Joko Widodo memperkenalkan seorang pengusaha muda Indonesia, Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Nadiem Makarim mengisi pos jabatan yang sebelumnya diisi Muhadjir Effendi di periode pertama kepemimpinan Jokowi. Nadiem Makarim merupakan pendiri perusahaan teknologi Gojek. Perusahaan yang awalnya bergerak di bidang transportasi online namun sekarang menyediakan berbagai jasa mulai dari pengantaran makanan dan barang, hingga pembayaran digital. Nadiem Makarim lahir dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadrie.

Nadiem Makarim merupakan satu-satunya anak lelaki dari tiga bersaudara. Ayahnya, Nono Anwar Makarim merupakan seorang pengacara keturunan Arab asal Pekalongan, Jawa Tengah. Sang ayah merupakan seorang pengacara dengan gelar Doktor Ilmu Hukum lulusan Harvard. Sedangkan ibunya, Atika Algadrie merupakan seorang yang bekerja di bidang non-profit.

Nadiem menyelesaikan sekolah menengah atas di negara kelahirannya, Singapura. Nadiem Makarim lantas melanjutkan jenjang sarjana di International Relations di Brown University, Amerika Serikat. Saat berkuliah Nadiem Makarim sempat mengikuti pertukaran pelajar di London School of Economics. Selesai pendidikan sarjana, Nadiem lantas melanjutkan pendidikan S2 di Harvard University Business School.

Selesai bersekolah Nadiem Makarim kembali ke Indonesia dan bekerja untuk perusahaan konsultasi manajemen McKinsey , sebuah lembaga konsultan ternama yang berbasis di Jakarta pada 2006. Bekerja tiga tahun di McKinsey, Nadiem mendirikan Gojek pada Maret 2011. Namun, saat itu Gojek tidak menggunakan aplikssi seperti saat ini. Sistem pemesanan ojek ini masih konvensional lewat panggilan telepon.

Selang beberapa bulan, November 2011 Nadiem Makarim menjabat sebagai Managing Director di Zalora Indonesia. Nadiem Makarim tak bertahan lama di perusahaan e-commerce fesyen itu, hanya 10 bulan saja. Nadiem Makarim loncat menjadi Chief Innovation Officer Kartuku selama setahun hingga Maret 2014. Nadiem Makarim akhirnya mantap serius menggeluti bisnis Gojek.

Baca Juga: Susi Pudjiastuti Pilih Liburan, Tak Lagi Jadi Menteri

Saat ini Gojek menjadi perusahaan teknologi dengan valuasi lebih dari US$10 juta dan menyandang status decacorn. Gojek juga melebarkan layanan transportasi online ke beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Thailand, Vietnam. Perusahaan ini juga tengah menjajaki pasar Malaysia dan Filipina. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply