Dirut Garuda Bakal Dicopot Erick Thohir

0
D CumaBerita.com, Jakarta. Dugaan pelanggaran tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Penerbangan GA 9721 Rute Toulouse – Jakarta Registrasi pesawat PK-GHE tipe Airbus 330-900 Neo Nomor Seri 1947 diduga melakukan pelanggaran perundang-undangan di bidang penerbangan.

Penerbangan tersebut membawa Harley Davidson dan sepeda Brompton yang diduga ilegal. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, telah menginstruksikan untuk melakukan pendalaman atas informasi tersebut kepada Inspektur Penerbangan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I guna mendapatkan bukti adanya pelanggaran yang dilakukan oleh PT Garuda Indonesia. Penerbangan ferry flight (dalam dan luar negeri), wajib memiliki persetujuan terbang (Flight Approval/FA) serta tidak diperbolehkan untuk membawa kargo dan penumpang dengan tujuan komersial. Namun apabila terdapat kargo dan penumpang yang harus diangkut, merupakan bagian yang tidak terpisahkan guna mendukung operasional penerbangan ferry flight tersebut. Sebagai contoh, awak pesawat tambahan/extra crew, teknisi pesawat udara, inspektur penerbangan, komponen pesawat udara, dan tools and equipments.

Berdasarkan hasil pendalaman tersebut, apabila PT Garuda Indonesia terbukti melakukan pelanggaran, Polana menegaskan akan dikenakan sanksi. Sanksi yang dikenakan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 78 Tahun 2017 tentang Pengenaan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Peraturan Perundang-undangan di Bidang Penerbangan.

Kepada seluruh operator penerbangan ditegaskan untuk berkomitmen terhadap pemenuhan peraturan perundang-undangan agar tercipta penerbangan selamat, aman dan nyaman. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan mencopot Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara. Erick menyebut bahwa Harley Davidson adalah milik AA.

Baca Juga: Ini Pemilik Harley dan Brompton Ilegal di Pesawat Garuda

Erick menambahkan pihaknya juga akan menelusuri siapa lagi yang terlibat dalam kejadian ini. Erick mengatakan bahwa AA memberikan instruksi untuk mencari motor Harley Davidson klasik dan dilakukan pembelian pada April 2019. Komite audit mempunyai kesaksian motor Harley Davidson diduga milik AA. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply