Awas! Ancaman Topan Phanfone dan Hujan Saat Libur Tahun Baru di Indonesia

0
A CumaBerita.com, Jakarta. Sebelumnya, momen perayaan Natal berubah kacau di wilayah pusat Filipina akibat terjangan badai topan Phanfone disertai angin kencang dan hujan deras yang merusak rumah, memutus aliran listrik serta membuat para pelancong terlantar.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, R Mulyono Rahadi Prabowo memastikan badai angin Topan Phanfone di Filipina yang keberadaannya kini dekat dengan perbatasan wilayah utara Indonesia tidak akan mengganggu malam perayaan Tahun Baru 2020 di Tanah Air. Pergerakan badai dalam beberapa hari ke depan cenderung menjauh dari Filipina dan kawasan Indonesia di bagian utara seperti di Kalimantan Utara dan sekitarnya. Kendati demikian, terdapat efek bawaan topan Phanfone yang mempengaruhi tinggi gelombang perairan Indonesia yang bisa dalam kisaran 2-4 meter, terutama di Laut Natuna, area Tarempa dan Selat Karimata. Dari sisi cuaca, tidak ada dampak signifikan akibat topan tersebut meski saat ini beberapa wilayah Indonesia mengalami musim hujan.

Untuk itu, Prabowo mengingatkan kewaspadaan masyarakat terhadap gelombang tinggi dan dampak hujan yang bisa deras di sejumlah kawasan wisata. Prabowo mengatakan seiring cuaca di Indonesia yang sebagian besar mulai diguyur hujan maka bagi masyarakat yang hendak bepergian agar dapat mengatur waktunya dengan memilih beraktivitas pada pagi hingga siang lantaran cerah.

Alasannya, kawasan terbuka termasuk area wisata pada siang hingga malam banyak wilayah yang cenderung diguyur hujan pada musim hujan ini. BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga deras turun di sebagian wilayah Indonesia selama masa libur Tahun Baru 2020. Curah hujan pada Januari-Maret 2020 ini tinggi, yang banyak terjadi di Sumatera, Jawa, kawasan Nusa Tenggara, Sulawesi, Papua, kata Kepala BMKG.

Saat ini, sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Menurut prakiraan BMKG, curah hujan di wilayah Indonesia akan meningkat menjelang malam pergantian tahun. Pada masa pergantian tahun 2019 ke 2020 hujan akan turun di banyak tempat dan diminta warga mengantisipasinya.

Baca Juga: Fakta Ayu Shelisa, Kerangka Ditemukan di Septic Tank Mertua

Meski kedatangan gempa tidak bisa diprediksi sebagaimana cuaca dan iklim, pemerintah daerah yang wilayahnya rawan gempa sebaiknya memastikan mitigasi bencana berjalan baik guna menekan dampak bencana. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply