Kronologi Penembakan Massal di Mal Thailand, 26 Orang Tewas

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Seorang oknum perwira militer yang membunuh komandannya dan 20 warga sipil lainnya ditembak mati oleh pihak Kepolisian Thailand. Pelaku diketahui bernama Sersan Jakkrapanth Thomma.

Oknum perwira ini mencuri senjata kelas militer dari markasnya di Nakhon Ratchasima pada hari Sabtu, 8 Februari 2020, sore. Setelah peristiwa itu, oknum perwira ini mengamuk melepaskan tembakan di ruang terbuka hingga menewaskan banyak korban. Tim EOD dikerahkan untuk mencari kemungkinan bahan peledak yang dibawa oleh penembak. Gubernur Nakhon Ratchasima menyampaikan, sedikitnya 21 orang tewas menjadi penembakan massal terburuk di Thailand dalam sejarah modern, sementara 42 orang lainnya juga terluka. Pembunuhan itu juga terjadi pada akhir pekan yang panjang menandai liburan Buddhis Makha Bucha. Penembakan massal terjadi pada beberapa lokasi di Kota Korat, Thailand. Penembakan massal ini dilakukan seorang tentara Thailand.

Pelaku penembakan di Thailand, seorang tentara berpangkat sersan mayor, menembak mati 26 orang sempat mengunggah foto dan video di Facebook selama beraksi sebelum ditembak mati unit komando polisi. Setelah malam panjang mengerikan yang terjadi ketika pelaku menembakan senapan mesin berat di dalam mal, penembak jitu dari unit anti-teror kepolisian Thailand mengakhiri 17 jam insiden ketika mereka membunuh pria bersenjata itu pada Minggu pagi di Nakhon Ratchasima, yang juga dikenal sebagai Korat, menurut laporan South China Morning Post.

26 korban jiwa termasuk warga sipil, anak lelaki berusia 13 tahun dan pasukan keamanan, dibunuh oleh prajurit tersebut, kata Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha. Sersan Mayor Jakrapanth Thomma, 32 tahun, telah bersembunyi di ruang bawah tanah pusat perbelanjaan Terminal 21 di Nakhon Ratchasima, kota berjarak 250 kilometer timur laut Bangkok, setelah menembaki warga sipil yang ketakutan pada Sabtu sore.

Sersan Jakkrapanth Thomma mulai mengamuk dan melakukan penembakan di baraknya sekitar jam 3 sore pada hari Sabtu, di mana dia mengeksekusi komandannya bersama dengan tentara lain, sebelum membawa mobil tempur taktis Humvee dan kabur.

Baca Juga: Nanie Darham Artis Cantik Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Ketika ia melaju di sepanjang jalan tol menuju pusat perbelanjaan, Thomma menembaki warga sipil di sebuah rumah dan sebuah kuil Buddha sebelum masuk ke dalam mal, di mana ia tertangkap dengan CCTV menyusuri koridor. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply