Arab Saudi Stop Ijin Umroh Karena Virus Corona

0
A CumaBerita.com, Jakarta. Mengacu data dari PT Angkasa Pura I (Persero), jemaah umrah yang berangkat dari Bandara Adi Soemarmo Solo lebih dari 10 ribu orang per bulan. Biro perjalanan umrah di Solo mengaku kewalahan karena larangan sementara Pemerintah Arab Saudi.

Larangan itu diberikan di tengah merebaknya kasus virus corona di luar China, seperti Eropa, Timur Tengah, termasuk Asia. Informasi mengenai kebijakan itu diumumkan secara tiba-tiba baru diterima dari penyelenggara layanan haji setempat, Rabu 26 Februari 2020 malam. Solo akan memberangkatkan lima grup masing-masing berisi 45 jemaah sepanjang Maret 2020. Dan juga sudah menyiapkan tiket pesawat serta akomodasi jemaah di tanah suci untuk tiga grup pertama. Kerugian yang ditanggung akibat kebijakan ini mencapai Rp2 miliar hingga Rp2,5 miliar per grup. Uang itu dikeluarkan untuk tiket pesawat pulang pergi, biaya hotel, konsumsi jemaah selama di tanah suci. Ditambah tiket dan akomodasi ziarah untuk jemaah yang mengambil paket Umrah plus Turki. 

Kementerian Agama diminta untuk melobi pemerintah Arab Saudi agar penundaan visa umrah tidak berlaku untuk Indonesia, mengingat sampai sekarang belum ditemukan pasien yang teridentifikasi positif terjangkit virus corona di Tanah Air.

Terkait jemaah umrah yang sudah mendapat visa umrah, Suprabu mengaku belum mendapat informasi yang akurat. Menurut maskapai yang menjadi rekanan, mereka tetap bisa berangkat karena telah memegang visa dari Pemerintah Arab Saudi.

Wabah Virus Corona menimbulkan kekhawatiran bagi ekonomi Indonesia. Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan hal tersebut. Bahkan Erick takut, virus bisa menekan pertumbuhan RI ke bawah level 5 persen. Sektor apa saja yang berisiko ‘terinfeksi’ virus berkode Covid-19, sehingga bisa mengganggu ekonomi dalam negeri?

Kedutaan Besar RI di Riyadh mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara yang kena imbas larangan umrah sementara yang dikeluarkan Arab Saudi. Penangguhan visa umrah itu dikeluarkan Saudi di tengah penyebaran virus corona yang terus melonjak terutama di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Susur Sungai Seret Ratusan Siswi SMPN 1 Turi Yogya, Tujuh Tewas

Saat ini pemerintah Indonesia tengah berdialog dengan Saudi untuk meminta kejelasan nasib WNI yang sedang dan tengah memiliki rencana menunaikan umrah dalam waktu dekat. Saudi juga akan menghentikan lalu lintas keluar masuk warga negara anggota Dewan Kerja Sama Negara Teluk Arab (GCC) ke wilayahnya dengan menggunakan kartu penduduk. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply