Susah Unggah Foto Daftar di Prakerja.go.id? Ini Tipsnya

0
S CumaBerita.com, Jakarta. Banyak para pelamar yang gagal mengunggah file foto KTP dan foto selfie sambil memegang KTP itu mengungkapkan masalah yang mereka alami saat mendaftar dengan mengadu di akun Instagram @prakerja.go.id. Sejumlah pelamar mengungkapkan berkali-kali gagal saat hendak mengunggah foto selfie sambil memegang KTP di situs prakerja.go.id.

Foto itu sebagai salah satu syarat untuk pendaftaran online Kartu Prakerja, program yang diluncurkan pemerintah untuk mengurangi jumlah penggangguran. Beberapa mengatakan sudah beberapa kali mencoba, namun gagal terus. Saat verifikasi email dan kode OTP, termasuk mengisi data diri, semua berjalan lancar. Masalah muncul ketika mengunggah foto KTP dan foto selfie sambil memegang KTP. Berkali-kali dicoba, gagal terus. Di layar komputer, muncul pemberitahuan bahwa proses upload gagal dan diminta mengulang lagi. Jadi, memang butuh kesabaran ekstra dan jangan langsung menyerah untuk mengunggah foto ini.

Masalah Server
Mengapa gagal upload itu terjadi? Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga ketua Komite Cipta Kerja mengatakan, sejak dibuka pada 11 April malam, pendaftar membludak. Ini tidak sesuai dengan kapasitas server sebagai penampung data.

Hingga Minggu sore, 12 April 2020, sudah 1,4 juta orang yang mendaftar. Jumlah ini diperkirakan terus meningkat karena pendaftaran gelombang pertama hanya dibuka hingga 16 April 2020. Setelah berhasil melewati tahap mengunggah foto KTP, pelamar harus menjalani tes motivasi dan kemampuan dasar. Setelah tahap ini selesai, pendaftar akan ditanyakan apakah akan bergabung di gelombang pendaftaran yang sedang dibuka. Peserta yang lolos gelombang pertama ini akan diumumkan pada Jumat 17 April 2020.

Jika belum lolos ditahap pertama ini, peserta bisa bergabung di gelombang berikutnya. Peserta yang lolos nantinya akan menerima bantuan uang bertahap dari sebelum hingga pelatihan kerja selesai dilakukan. Tranfer dana dilakukan ke dompet digital yang sudah menjadi mitra yaitu GoPay, Bank BNI, LinkAja dan Ovo. Total uang yang dikirim sebesar Rp 3.550.000, terdiri dari bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta dan insentif paska pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan (untuk 4 bulan).

Baca Juga: Cara Mudah Daftar Kartu Pra Kerja di Prakerja.go.id

Lalu peserta Kartu Prakerja 2020 juga akan menerima insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 50.000 per survei untuk 3 kali survei atau total Rp 150.000 per peserta. Bantuan ini hanya akan diberikan sekali seumur hidup untuk peserta. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply