Fakta Corona di Ekuador yang Sempat Laporkan 6.000 Kematian

0
F CumaBerita.com, Jakarta. Ekuador sempat melaporkan 6.703 kematian akibat COVID-19 dan penyebab lainnya. Sebelum terjadi corona di Ekuador, jumlah kematian per bulan adalah sekitar seribu kasus. Kasus virus corona masih menunjukkan peningkatan di berbagai wilayah dunia, tak terkecuali Ekuador. Pasien positif Corona di Ekuador bahkan menjadi salah satu yang tertinggi di Amerika Latin. Angka kematian yang mencapai 6 ribu kasus terjadi di 15 hari pertama pada bulan April 2020. Selain sempat melaporkan 6 ribu kasus kematian dalam sehari, berikut fakta lain soal corona di Ekuador. berikut fakta yang terjadi di Ekuador.

1. Corona di Ekuador menyebabkan kematian tertinggi
Pemerintah memang melakukan berbagai hal untuk menyelamatkan warganya, namun jumlah kematian akibat corona di Ekuador masih menjadi salah satu yang tertinggi. Ada 10.128 kasus COVID-19 dengan 507 kematian, padahal penduduk Ekuador hanya 17 juta orang.

2. Corona di Ekuador disebabkan kebiasaan masyarakat
Banyak warga yang merupakan pekerja migran atau peserta pertukaran pelajar kembali ke kota tersebut dari Italia dan Spanyol. Keduanya adalah negara yang juga terdampak parah virus corona. Mereka yang kembali dalam rangka libur musim semi kemungkinan terinfeksi virus corona dan menyebarkan ke warga lainnya. Penyebab lainnya adalah penduduk yang padat dan tingkat kedisiplinan yang rendah.

3. Pasien corona di Ekuador meninggal di rumah
Banyaknya kasus hingga tak tertangani menyebabkan beberapa pasien corona di Ekuador meninggal di rumah. Hal ini dikatakan Dr Eduardo Herdocia yang ikut menangani pasien terinfeksi virus corona. Rumah sakit yang penuh mengakibatkan Dr Herdocia mendatangi tiap pasien yang menelepon fasilitas kesehatan tersebut.

4. Bagian penguburan kesulitan menangani corona di Ekuador
Tingginya angka kematian corona di Ekuador mengakibatkan bagian pemakaman kesulitan menangani jenazah. Beberapa jenazah ada yang hanya dibungkus plastik, seprei, dan dipindahkan keluar rumah saat tubuhnya mulai mengeluarkan bau. Tubuh jenazah tergeletak selama beberapa hari di jalan.

Baca Juga: Kursus Online Gratis Selama Corona, Tanpa Kartu Prakerja

5. Corona di Ekuador awalnya dianggap penyakit orang kaya
Dikutip dari BBC, corona di Ekuador sempat dianggap penyakit orang kaya. Di sepanjang Amerika Latin, virus dianggap berasal dari mereka yang sering bepergian. Namun para ahli berpendapat, penyebaran virus berasal dari tingginya interaksi dan komunikasi Ekuador dengan negara tetangga misalnya Spanyol. Jalur transportasi mencakup Guayaquil yang merupakan kota pelabuhan yang sangat padat dan ramai. Kasur corona di Ekuador pertama terjadi pada seorang wanita yang kembali dari Spanyol. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply