Larangan Mudik! Yang Nekat Putar Balik atau Denda 100 Juta

0
L CumaBerita.com, Jakarta. Pemerintah akan menyaring kendaraan-kendaraan yang keluar/masuk wilayah Jabodetabek. Jalan tol tidak akan ditutup selama larangan mudik ini.

Yang ada adalah pencegahan kendaraan yang bukan prioritas untuk keluar atau masuk wilayah zona merah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan larangan mudik di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Larangan mudik ini dilakukan untuk memutus penyebaran virus Corona (COVID-19). Kemenhub sedang menggodok peraturan terkait larangan mudik. Presiden Joko Widodo akhirnya mengeluarkan larangan untuk mudik pada Idul Fitri 2020. Sejumlah aturan akan diterapkan untuk memastikan larangan tersebut bisa dipatuhi.

1. Larangan Mudik Berlaku 24 April
Sudah dibacakan pada Selasa 21 April 2020 kemarin, larangan mudik baru akan berlaku pada Jumat 24 April 2020 lusa. Terkait hal ini, banyak kekhawatiran kalau warga akan colongan mudik lebih dulu.

2. Jalan Tol Dibatasi
Dalam upaya mencegah arus pemudik keluar dari Jabodetabek, polisi akan menutup jalan tol bagi kendaraan pribadi. Namun jalan tol masih akan tetap bisa digunakan untuk transportasi logistik, BBM, alat kesehatan, dan sejenisnya.

3. Orang Tak Dibolehkan Keluar dan Masuk Jabodetabek
Untuk menghindari mudik colongan, pemerintah juga akan membatasi arus manusia keluar masuk area Jabodetabek.

4. Seluruh Moda Transportasi Keluar Masuk Jabodetabek Disetop
Hal lainnya yang dilakukan untuk mencegah arus mudik adalah penghentian semua moda transportasi yang keluar-masuk Jabodetabek. Ini berlaku untuk pesawat, bus, dan kereta api. Namun moda transportasi di dalam area Jabodetabek masih berfungsi seperti biasa.

Baca Juga: Sanksi Tegas! Buat Warga Yang Nekat Mudik

5. Nekat Mudik? Siap-siap Denda Rp 100 Juta
Setelah mengeluarkan larangan mudik, pemerintah dituntut bertindak tegas. Salah satu caranya adalah memberi sanksi pada mereka yang masih nekat mudik. Warga yang nekat mudik bisa diancam sanksi sesuai Undang-Undang No. 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan. Pasal 93 (UU No. 6 Tahun 2018) mesti diterapkan. Sanksinya Rp 100 juta atau kurungan. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply