Sekolah Jadi Klaster Baru Corona, Serikat Guru Khawatir

0
S CumaBerita.com, Jakarta. Pemerintah tidak bisa tergesa-gesa melaksanakan pembukaan sekolah pada pertengahan Juli 2020. Dibutuhkan persiapan matang dan ketepatan data corona di tiap wilayah untuk menjalankan rencana tersebut.

Federasi Serikat Guru Indonesia mengusulkan belajar dari rumah secara online atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang hingga Desember jika kasus virus corona (Covid-19) masih tinggi di Indonesia. Federasi itu juga mengkhawatirkan soal potensi klaster baru corona di sekolah jika sekolah dibuka nanti. Hal ini dilontarkan FSGI merespons wacana pembukaan sekolah pada Juli 2020 untuk daerah aman dari corona yang diungkapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hal ini penting karena pembukaan sekolah harus mengutamakan keselamatan dan kesehatan siswa serta guru. Terlebih melihat kasus guru dan siswa terpapar corona setelah sekolah dibuka di negara lain seperti Prancis, Finlandia, dan Korea Selatan. Bayang-bayang gelombang kedua penyebaran corona menurutnya juga perlu diperhatikan. Ia mengatakan ancaman ini bakal membuat siswa, orang tua dan guru khawatir ketika diharuskan kembali ke sekolah.

Komunikasi, koordinasi, dan pendataan kasus corona antara pemerintah pusat dan daerah perlu diperbaiki sebelum sekolah dibuka. Jika koordinasi pemerintah pusat dan daerah masih jadi persoalan, maka kebijakan pembukaan sekolah bakal turut bermasalah seperti polemik penyaluran bantuan sosial di sejumlah daerah.

Indikasi ini, bahkan sudah terlihat dari beda pernyataan pemerintah pusat dan daerah soal pembukaan sekolah di tengah pandemi. Pemerintah dan sekolah perlu memastikan kelengkapan fasilitas pendukung protokol kesehatan. Ini termasuk hand sanitizer, sabun cuci tangan, keran air, masker sampai penyediaan alat perlindungan diri (APD) di unit kesehatan sekolah (UKS).

Baca Juga: Listrik Gratis Pemerintah Perpanjang Hingga September 2020

Kemendikbud juga harus membuat Pedoman Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk sekolah, salah satunya mengenalkan Protokol Kesehatan kepada warga sekolah. Sebelumnya Mendikbud Nadiem Makarim menyatakan keputusan pembukaan sekolah ada di tangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Hingga kini Gugus Tugas belum memberikan pernyataan terkait wacana tersebut. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply