Kronologi John Kei Perintahkan Anak Buah Bunuh Nus Kei

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menuturkan dalam aksi itu, John Kei memang turut terlibat dalam melakukan perencanaan. Tak lepas dari posisi John Kei yang merupakan pimpinan kelompok.

John Kei kembali mengenakan seragam tahanan. Padahal dirinya baru saja dinyatakan bebas bersyarat akhir 2019 lalu. Polda Metro Jaya mengungkapkan John Kei memerintahkan anak buah untuk membunuh Nus Kei dan anggotanya berinisial ER. Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan perintah diberikan lantaran John Kei kecewa dengan pembagian uang hasil penjualan tanah antara dirinya dengan Nus Kei. “Kita membuka hp (handphone) pelaku ini, di mana ada perintah dari John Kei ke anggotanya, indikator dari pemufakatan jahat adanya perencanaan pembunuhan terhadap Nus kei dan ER atau YDR,” kata Nana dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin 22 Juni 2020. “Yang jelas kita semua tahu kalau statusnya John Kei di situ (kelompok) kan big boss, dari situ kita bisa menduga apa perannya,” tutur Tubagus.

Sebelumnya, terjadi penyerangan di dua lokasi yakni Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, dan Green Lake City, Tangerang pada Minggu 21 Juni 2020. Anak buah Nus Kei, yakni ER diketahui tewas usai dibacok oleh kelompok John Kei di Cengkareng. Sementara di Green Lake City, terjadi perusakan mobil dan rumah milik John Kei. Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengungkap motif penyerangan di dua lokasi itu berawal dari perselisihan antara John Kei dengan Nus Kei. Menurutnya, mereka berdua masih satu keluarga.

“Ini dilandasi masalah pribadi antara saudara John Kei dan Nus Kei terkait adanya ketidakpuasan pembagian uang hasil penjualan tanah,” kata Nana. Nana menyatakan masalah pribadi kedua orang ini tak kunjung selesai hingga akhirnya mereka saling mengancam melalui sambungan telepon. Sejauh ini, polisi telah meringkus total 30 orang terkait dua aksi tersebut, termasuk John Kei.

Baca Juga: Tips Berwisata di Era New Normal

Mereka saat ini telah ditahan di Polda Metro Jaya. Mereka disangkakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 169 KUHP, Pasal 170 KUHP, Pasal 351 KUHP, dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply