31 Personel TNI AD Akan Diperiksa Soal Polsek Ciracas

0
31 CumaBerita.com, Jakarta. Jendral Andika Perkasa, Kepala Staf TNI AD (KSAD) memastikan seluruh personel TNI AD yang terlibat penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur akan diberikan hukuman pemecatan dari dinas militer disamping proses hukum secara pidana.

Selain pasal pidana yang dilanggar masing-masing, akan beda satu dengan lainnya, TNI akan memberikan hukuman tambahan kepada semuanya yaitu pemecatan. Jendral Andika Perkasa merinci terdapat 12 personel TNI AD sudah diperiksa di Polisi Militer Kodam Jaya terkait insiden penyerangan Polsek Ciracas. Jendral Andika Perkasa menyatakan sebanyak 19 personel TNI AD memiliki indikasi keterlibatan dalam penyerangan tersebut. Jadi total berarti nanti ada 31 dan pemeriksaan ini akan berlangsung dan akan dipenuhi semua kebutuhan administrasi sehingga mereka tidak akan bisa lagi komunikasi dengan orang di luar. Jendral Andika Perkasa menegaskan pihaknya tak ambil pusing bila TNI AD hanya kehilangan 31 personelnya bila nantinya terbukti bersalah terhadap peristiwa tersebut. Jendral Andika Perkasa menegaskan tak ingin matra TNI AD tercoreng oleh tingkah laku personelnya yang merugikan masyarakat dan melanggar sumpah prajurit.

“Lebih baik kita kehilangan 31 atau berapapun prajurit yang terlibat, apapun perannya. Daripada nama TNI AD akan terus rusak oleh tingkah laku tidak bertanggung jawab yang sama sekali tidak mencerminkan sumpah prajurit yang mereka ucapkan, janjikan saat menjadi anggota TNI AD,” Jendral Andika Perkasa.Tak berhenti sampai disitu, Andika menjanjikan memberikan pasal berlapis bagi oknum TNI AD yang berbohong dan menghalangi proses pemeriksaan. Jendral Andika Perkasa memastikan oknum tersebut akan ditambahkan pasal obstruction of justice dalam kasus tersebut.

Jendral Andika Perkasa turut menegaskan tidak ada perlakuan khusus bagi oknum TNI AD yang terbukti melakukan perusakan Polsek Ciracas. Jendral Andika Perkasa meminta para pelaku tersebut harus kooperatif dan menjalani proses hukum yang berlaku. Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menyatakan 12 personel TNI AD sudah diperiksa di Polisi Militer Kodam Jaya terkait insiden penyerangan Polsek Ciracas Jakarta Timur yang terjadi pada Sabtu dini hari 29 Agustus 2020.

Baca Juga: KSAD, Sersan Mayor Ikut Serang Polsek Ciracas

Selain 12 orang tersebut, 19 anggota TNI AD lainnya menyusul diperiksa sehingga total akan ada 31 prajurit yang diperiksa. Andika turut meminta maaf kepada semua pihak yang telah menjadi korban terkait insiden penyerangan Polsek Ciracas tersebut. Andika menyatakan pihaknya akan mengganti rugi seluruh kerugian yang ditimbulkan akibat insiden tersebut. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply