Kenali Mitos Penularan Virus Corona yang Salah Kaprah

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Para ilmuwan telah memastikan bahwa virus SARS-CoV-2 ditularkan melalui droplet yang keluar dari mulut saat batuk dan bersin, termasuk pada orang tanpa gejala. Seiring meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19, mitos seputar penularan virus corona terus berkembang di tengah masyarakat. Mempercayai mitos bisa menimbulkan kecemasan berlebih.

Berikut beberapa mitos seputar penularan virus corona, mengutip berbagai sumber.

1. Virus corona bisa ditularkan oleh hewan peliharaan
Dalam kasus yang jarang terjadi, beberapa hewan peliharaan seperti anjing dan kucing memang bisa terkena Covid-19. Namun, hingga saat ini tak ada bukti yang menyebutkan bahwa hewan peliharaan dapat menularkan virus tersebut kepada manusia. Beberapa laporan menemukan bahwa kucing dan anjing terinfeksi virus corona yang ditularkan oleh pemiliknya yang dinyatakan positif Covid-19.

2. Anak-anak tidak bisa tertular Covid-19
Anak-anak bisa terkena Covid-19. Studi CDC terhadap 1,3 juta kasus Covid-19 di AS selama Januari-Mei menemukan bahwa kasus Covid-19 pada anak di bawah usia 9 tahun adalah 52 kasus per 100 ribu orang dalam populasi anak. Studi CDC lain juga menemukan bahwa di antara 52 ribu kematian akibat Covid-19, hanya 16 di antaranya yang terjadi pada orang di bawah usia 18 tahun.

3. Penularan dipengaruhi cuaca
Faktanya, penularan Covid-19 tak dipengaruhi oleh cuaca. Risiko penularan tetap ada meski dalam cuaca panas atau dingin. Banyak juga orang beranggapan bahwa paparan suhu tinggi, seperti berjemur di bawah sinar matahari, dapat mencegah penularan. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memastikan bahwa berjemur tidak akan melindungi Anda dari Covid-19. Anda akan tetap tertular penyakit tidak peduli seberapa panasnya. Virus corona bahkan diketahui tetap menyebar di daerah dengan suhu udara yang sangat tinggi seperti Arizona.

4. Bisa tertular jika Anda berkontak dekat selama 10 menit dengan orang yang terinfeksi
Semakin lama seseorang berkontak dekat dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19, maka semakin besar kemungkinan mereka untuk tertular. Kemungkinan tertular tetap ada meski Anda berkontak bersama orang yang terinfeksi selama kurang dari 10 menit.

5. Air seni dan kotoran dapat menularkan virus corona
Beberapa orang menganggap bahwa virus corona dapat ditularkan melalui kotoran manusia. Namun, ahli kesehatan John Edmunds menegaskan bahwa anggapan mengenai penularan virus corona lewat kotoran manusia hanya-lah mitos.

Baca Juga: Dua Bocah Penjual Limun Curi Perhatian Angelina Jolie

6. Tertular virus corona di kolam renang
Tak ada bukti yang menunjukkan bahwa virus SARS-CoV-2 menyebar di antara orang-orang melalui air di kolam renang. Jika kolam renang rutin didisinfeksi dengan klorin, maka virus akan menjadi non-aktif. Risiko penularan virus corona saat berada di kolam renang terjadi melalui tetesan pernapasan yang menyebar di udara dari banyak orang yang ada di tempat tersebut. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply