Video Penggunting Bendera Merah Putih Ditangkap Polisi

0
V CumaBerita.com, Jakarta. Beberapa saat yang lalu seorang ibu yang terekam menggunting bendera merah putih merasa seolah tanpa beban. Menurutnya, ibu yang tinggal di daerah Sumedang itu juga tak mempunyai kebencian terhadap bendera maupun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Polres Sumedang, Jawa Barat menetapkan tersangka kasus dugaan pengguntingan bendera Merah Putih yang terekam di video kemudian tersebar di media sosial. Sebanyak tiga perempuan yang terlibat dalam video ditetapkan sebagai tersangka. Tiga perempuan yang ditetapkan tersangka tersebut yakni PN (50) selaku pelaku utama yang menggunting bendera, AI (50) pemegang bendera saat digunting, dan DYH (30) pelaku yang merekam aksi perusakan bendera tersebut. Ketiga tersangka dipersangkakan Pasal 66 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 juncto Pasal 24 huruf a Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Ancaman pidananya kurungan lima tahun dan denda Rp500 juta. Sebelumnya, Polres Sumedang, Jawa Barat memeriksa seorang ibu yang terekam kamera sedang menggunting-gunting bendera merah putih menjadi beberapa bagian. Aksi tersebut menjadi viral di media sosial twitter. Sebuah video berdurasi 29 detik menampilkan dua orang perempuan yang memegang bendera Merah Putih tersebar di media sosial.

Salah seorang perempuan di video tersebut tampak menggunting bendera. Setelah bendera terpotong, salah seorang perempuan itu menghamburkannya dan memungutnya kembali. Diduga ada lebih dari satu orang dalam video itu. Sebab, terlihat ada yang merekam video dan berbicara dalam video. Polres Sumedang telah memeriksa tiga orang saksi, yakni PO, AN, dan DYH.

Perempuan berinisial PO ialah sosok yang menggunting bendera tersebut. Alasan PO menggunting bendera merah putih untuk menghilangkan kebiasaan anaknya yang Setiap harinya anak tersebut selalu memegang bendera merah putih. Karena mungkin sudah terlalu lama melakukan hal tersebut, ibunya marah. Maka digunting lah bendera tersebut di depan anaknya. Polisi masih mendalami unsur pidana UU ITE dalam aksi ibu tersebut.

Baca Juga: Awas! Gejala Radang Otak pada Anak dan Dewasa

Aksi pengguntingan bendera tersebut terekam dalam video berdurasi 29 detik dan beredar di media sosial. Yang menjadi permasalahan adalah ternyata ada yang memvideokan dan memviralkan. Nah ini yang menjadi masalah. Polisi belum mau menyebutkan siapa pelaku penyebaran ataupun pembuatan video tersebut. Polisi memastikan penyidik masih mencari niat jahat dalam pembuatan dan penyebaran video tersebut. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply